Beritasumut.com-Seorang pria yang belum dikenali identitasnya menjadi korban tabrak lari di Jalan Kejaksaan simpang Jalan Taruma Medan, pada Minggu (17/04/2016) 00.10 dini hari.Juana (27) adalah salah satu saksi mata yang melihat korban yang mengendarai sepeda motornya dari Jalan Candi Borobudur menuju ke jalan Taruma. Korban pada saat kejadian menaiki sepeda motor Revo dengan nomor Plat BK 3712 ADV. Tak disangka, dari arah berlawanan sebuah mobil Kijang Innova berwarna putih dengan No Plat BK 1872 QHD menghadang dari Jalan Kejaksaan menuju Jalan S. Parman."Saat kejadian mobil kijang innova itu kencang kali. Memang pengendara mobil kijang innova itu sempat berhenti, tapi dilihatnya sepi, mobinya langsung kabur bang," papar Juana kepada reporter.Korban yang tersungkur sempat hendak ditolong oleh warga sekitar, tapi naasnya korban sudah tak bernyawa lagi. Sepeda motor korban yang terpental tak jauh dari mayat korban lekas diamankan oleh warga. Dari sakunya, warga menemukan KTP atas nama Denny kelahiran Medan, 1976. KTP tersebut beralamat di Sabutung I No. 28 Kelurahan Gusung Kecamatan Ujung Tanah, Makassar Sulawesi Selatan."Selain lembaran KTP tersebut, warga juga menemukan KTP dan STNK sepeda motor Honda NF 100 TD warna merah dengan Nomor Polisi BK 5347 CW atas nama pemilik Jagdip Singh, warga Jalan Hindu 21 Kelurahan Kesawan Medan dan beberapa lembar kartu nama.Warga berinisiatif membawa korban ke rumah sakit terdekat yaitu RS Malahayati yang hanya berjarak 500 meter dari lokasi kejadian, dengan menaiki becak motor. Sayangnya, korban yang sudah kritis lagi tersebut ditolak oleh pihak rumah sakit. Tidak berhenti disana, warga lalu melarikan korban ke rumah sakit Materna."Setelah di rumah sakit Materna, salah satu petugas kepolisian datang ke lokasi. Tapi sampai sekarang identitasnya tidak kami ketahui," papar Yolanda (20) warga yang menjadi saksi. (BS04)