Terkait Tudingan Mantan Kalapas Lubuk Pakam

Kepala BNN Deli Serdang: Buktikan, Siapa Orangnya?

Herman - Jumat, 15 April 2016 16:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Kepala-BNN-Deliserdang--Buktikan--Siapa-Orangnya-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS05
Kepala BNN Kabupaten Deliserdang AKBP Joko Susilo.
Beritasumut.com–Adanya pengakuan mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Pakam Setia Budi Irianto, ada oknum anggotaBadan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) yang meminta uang kepada Togi alias Toge, napi diamankan saat razia tim gabungan di Lapas LubukPakam yang mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas.AKBP Joko Susilo pun menantang Setia Budi Irianto untuk buka-bukaan dan membuktikan siapa oknum BNNK yang menerima uang dari Togi. Dia menerangkan Togi yang diamankan saat razia memang sudah menjadi intaian BNN pusat. "Togi merupakan intaian BNN dari Jakarta, Togi sudah dibawa ke Jakarta. Tiga kali pengiriman barang (narkoba) digagalkan dan semuanya milik Togi," terang Joko.Disinggung adanya pernyataan Setia Budi Irianto, ada oknum BNNK yang menerima uang dari Togi, Joko menegaskan apa yang dilakukan Setia Budi Irianto merupakan kebodohan. "Kalau ada pernyataan Budi jika ada personil BNN yang menjumpai Togi meminta uang itu Bodoh," ujar Joko.Dia juga menantang Setia Budi Irianto untuk membuktikan siapa oknum BNNK yang meminta uang kepada Togi. "Buktikan siapa orangnya, kalau mau buka–bukaan bagus. BNN mana? saya akan tindak tegas," ujarnya. Ditanya apakah masih ada target BNN di Lapas Lubuk Pakam, Joko mengatakan masih ada yang diincar BNN didalam Lapas. Namun dirinya tidak bersedia mengungkapkan siapa yang menjadi target BNN di lapas Lubuk Pakam. "Masih ada lagi yang diincar sama BNN di dalam Lapas. Seharusnya jangan dicopot tapi dipecat, mereka tidak mungkin tidak tau dimana barang (narkoba) itu." kata Joko.Namun saat sejumlah wartawan mewancarainya, Joko meminta stafnya untuk mengabadikan sejumlah wartawan yang sedang mewawancarainya. "Bukankalian saja yang bisa foto-foto, kami juga bisa mengabadikan kalian," ujar Joko. (BS05)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Diiming-imingi Upah Rp 10 Juta, Anggota TNI Jadi Kurir Sabu

Berita

Polresta Medan Bongkar Peredaran Narkoba Antar Propinsi di Simalingkar Medan

Berita

Peredaran Narkoba di Lapas Lubuk Pakam Berantai

Berita

Sempat Kejar-Kejaran, Pengedar Narkoba Ini Diringkus Polisi

Berita

Polres Deli Serdang Selidiki Transaksi Narkoba di Lapas Lubuk Pakam

Berita

Ditangkap di Lapas, Tiga Napi Kasus Narkoba Diserahkan ke Polres Deli Serdang