Ngaku Anak Jenderal Saat Ditilang, Siswi Ini Dibiarkan Pergi

- Rabu, 06 April 2016 20:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Ngaku-Anak-Jenderal-Saat-Ditilang--Siswi-Ini-Dibiarkan-Pergi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/BS01
Pelajar yang terkena tilang saat konvoi usai UN
Beritasumut.com-Aksi tak terpuji ditunjukkan sejumlah pelajar SMA usai Ujian Nasional (UN) di Medan, Rabu (06/04/2106).Para siswa meluapkan kegembiraannya dengan konvoi di jalanan.Sebagian diantaranya yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat ditilang oleh petugas Satlantas Polresta Medan. 

Namun dalam penindakan yang dilakukan diwarnai tindakan arogan dari seorang siswi. Selain melanggar aturan lalu lintas, seorang siswa perempuan mengancam perwira polisi lalu lintas (Polantas).Pantauan wartawan di lapangan, terjadi keributan saat tujuh siswa yang mengendarai Honda Brio warna hitam BK 1428 IG dengan pintu belakang terbuka tidak terima dihentikan petugas Polwan, Ipda Perida Panjaitan.

Saat ditilang para siswi yang turun dari mobil itu protes. Mereka tidak senang karena banyak mobil lain yang melanggar aturan namun hanya mereka yang dihentikan."Itu ada mobil merah di depan, kenapa cuma kami yang dihentikan," protes salah satu siswi tersebut.

Ketika polwan dan dua polantas lain akan menindak dan membawa mobil itu ke kantor Satlantas Polresta Medan. Lalu seorang siswi berambut panjang langsung emosi."Oh, mau dibawa? Siap-siap kena sanksi turun jabatan ya. Aku juga punya deking (backing)," ucapnya dengan nada tinggi.

Siswa pun terus marah-marah dan menunjuk-tunjuk Polantas yang menghentikannya. "Oke aku nggak main-main ya bu. Ku tandai ibu ya. Aku anak Arman Depari," ucapnya.

Mendengar itu Ipda Perida tak banyak komentar. "Iya, iya," katanya sambil meletakkan telunjuk di bibirnya.Siswi itu memegang ponsel dan seakan-akan ingin menelepon. "Bapak ini dari mana ya," katanya bertanya pada Polantas lainnya.

Saat dikonfirmasi wartawan apakah dia benar-benar putri Irjen Pol Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), sayangnya siswi itu tak mau menjawab. Dia pun langsung menghindar. Petugas akhirnya membiarkan para siswa itu pergi.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wabup Sergai Tinjau Pelaksanaan UN SMP/MTS/SMPLB

Berita

Akhyar Tinjau UN ke SMA 16 dan SMK Budi Agung

Berita

Tinjau UN, Wakil Walikota Medan Sidak ke Toilet

Berita

Bupati Deli Serdang Tinjau Pelaksanaan UN

Berita

Penyelenggaraan UN 2016 Lebih Simpel

Berita

Ini Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2016