Beritasumut.com - Azhar(16) warga selambo bersama Fransisko (16) warga Perumnas Mandala dipalak preman saat duduk-duduk di kawasan Stadion Teladan saat menunggu teman sekolahnya. Ketika asyik bersantai, tiba-tiba datang preman bernama Lase melakukan pemalakan terhadap Azhar dan Fransisko beserta tiga teman lainnya. Kelima remaja itu mendapat ancaman, bahkan karena ketakutan mereka langsung memberikan uang yang diminta Lase.Tidak terima dengan perilakuan lasi, Azhar dan Fransisko langsung melapor ke Polsek Medan Kota,Sabtu (2/4/16). Tak berapa lama, petugas Polsek Medan Kota langsung menangkap Lase. Namun karena mati lampu, pemeriksaan Lase ditunda. "Jadi pemeriksaan yang di lakukan juru periksa Polsek Medan Kota terhadap Lase ditunda sampai lampu hidup baru di lanjutkan pemeriksaanya," ungkap Azhar.Banyaknya aksi pemalakan di kawasan Teladan, membuat masyarakat berharap Petugas Polsek Medan Kota harus lebih serius menangkap para preman. "Soalnya sudah banyak korban yang dipalak di bundaran teladan. Apalagi pemalaknya kebanyakan orang dari luar ujarnya," pungkasnya.Sayangnya, saat hendak dimintai keterangan terkait aksi premanisme, Kanit Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu tidak berada di tempat.(BS04)