Beritasumut.com - Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, antisipasi yang dilakukan Polri dalam setiap bentrokan merupakan tanda adanya negara di tengah masyarakat. Selain itu, pihaknya tak ingin membiarkan aksi-aksi premanisme tumbuh subur. Perkumpulan pemuda diciptakan berdasarkan dua tujuan yakni kemanusiaan dan kesejahteraan."Ini bukti hadirnya negara, dan polisi tidak kalah dengan preman. Kalau perlu Mabes Polri kirim pasukan untuk berantas preman di Medan ini," tegas Anton di Medan, Kamis (4/2/2016).Ia mengatakan, jika perkumpulan melenceng dari tujuan tersebut dan berbau premanisme pihak kepolisian berhak untuk melakukan penindakan. Tidak hanya ditindak, jika memang perlu untuk dibubarkan bisa saja hal tersebut dilakukan."Jika memang tidak sesuai dengan tujuan, silahkan saja itu dibubarkan. Sudah bukan zamannya lagi premanisme di tonjolkan," pungkasnya. (BS-031)