Beritasumut.com - Tindakan Armi Ras (35) warga Pasar II Sei Wampu, Medan, tergolong sadis. Residivis ini menikami seorang mahasiswa hingga kritis saat melakukan perampokan di Jalan Gajah Mada, Medan, Jumat (11/12/2015) pagi.
Korban perampokan sadis ini, Rivaldo (18), mahasiswa Universitas Darma Agung, masih dirawat di Ruang ICU RS Bhayangkara Medan. Dia mengalami luka tikam enam liang, yaitu di leher, dada dan perut.
Informasi dihimpun, saat kejadian Rivaldo berjalan kaki dari tempat kostnya di kawasan Jalan DI Panjaitan menuju kampusnya. Di Jalan Gajah Mada, Armi Ras menghentikan dan meminta bantuannya untuk mengangkat beras.
Niat menolong, Rivaldo menurut dan mengikuti Armi Ras. Ternyata dia diancam dengan pisau dan digiring ke rumah kosong.
Armi Ras memaksa Rivaldo menyerahkan uang dan HP. Meski korban menurut, dia tetap ditikami di bagian leher, dada dan perut. Pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Korban bersimbah darah ditemukan warga yang melintas di sana. Dia langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Kejadian itu pun dilaporkan kepada polisi.
Petugas langsung bertindak. Armi Ras tertangkap di kediamannya bersama barang bukti sebilah pisau dan HP milik korban.
Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Baru. Dia ternyata bukan pemain baru dalam perampokan sadis. Pria ini sudah enam kali melakukan aksi serupa. Dalam satu aksinya dia tertangkap dan telah menjalani hukuman.
Saat ditanyai, Armi Ras berdalih sedang membutuhkan uang hingga melakukan perampokan.
"Aku butuh uang untuk berobat ibuku kena stroke," kata Armi Ras. (BS-031)