Sekeluarga Tewas Dibantai di Medan, Korban Ditusuk dan Digorok

Redaksi - Sabtu, 24 Oktober 2015 20:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Sekeluarga-Tewas-Dibantai-di-Medan--Korban-Ditusuk-dan-Digorok.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Dokumentasi
Kediaman korban.

Beritasumut.com - Polisi terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap pasangan Mochtar Yakub (70) dan Nurhayati (67) beserta cucunya Andika (7) di Jalan Sei Padang, Medan, Jumat (23/10/2015). 

Sejumlah informasi yang sudah diperoleh masih dievaluasi untuk menangkap pelaku tindakan keji itu.

"Ketiga korban tadi malam sudah diautopsi. Pada pukul 09.45 WIB tadi jenazahnya sudah kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, di Medan, Sabtu (24/10/2015).

Dari autopsi yang dilakukan diketahui pelaku pembunuhan menggunakan pisau kecil yang tajam. Mochtar ditusuk sembilan kali. Delapan liang di badan dan satu di leher. Sementara Nurhayati dan cucunya digorok. 

Pembunuhan itu diduga terjadi antara 11.45 WIB hingga 14.00 WIB. Namun, tidak ada yang melihat kejadian itu. 

"Tidak ada yang melihat, karena di belakang dan samping rumah ada rumah kosong dan gudang pabrik. Selain itu, masyarakat kan sedang melaksanakan salat Jumat," papar Mardiaz.

Kapolresta menambahkan, mereka terus melakukan penyelidikan. Sejauh ini sudah 13 saksi diperiksa untuk menemukan pelaku pembunuhan itu. Polisi masih mempelajari keterangan mereka.

Petugas juga berencana menguras kolam di bawah pendapa di belakang rumah korban. Hal itu dilakukan untuk mencari alat bukti lain yang bisa memperjelas penyelidikan.

Meskipun diketahui ada beberapa perhiasan korban yang hilang, polisi belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan itu. 

"Nanti kita sampaikan setelah motifnya disimpulkan," papar Mardiaz.

Sementara itu, jenazah ketiga korban sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Perjuangan, Sunggal. Setelah disalatkan di Masjid Al Musabbihin, Kompleks Setia Budi Indah, mereka dimakamkan di Pemakaman Aceh Sepakat, Paya Geli, Deli Serdang.

Seperti diberitakan, pasangan Mochtar Yakub dan Nurhayati bersama cucu mereka Andika ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Jalan Sei Padang No 143, Medan, Jumat (23/10/2015) siang. Mereka dibunuh dengan sadis.

Mochtar dikenal sebagai mantan pengusaha yang bergerak di bidang distribusi semen dan pupuk. Dia pernah aktif Kadin dan pada 2004 menjabat Sekretaris Umum Aceh Sepakat. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pembunuh Sekeluarga di Medan Diancam Hukuman Mati

Berita

Usai Membunuh Sekeluarga di Medan, Pelaku Melapor ke Orang Tuanya

Berita

Butuh Duit Bayar Utang, Sekeluarga Dibunuh di Medan

Berita

Polisi Tetapkan Pembunuh Sekeluarga di Medan Sebagai Tersangka

Berita

Pembunuh Sekeluarga di Medan Kenal Dekat Dengan Korban

Berita

Pembunuh Sekeluarga di Medan Awalnya Ingin Mencuri Kayu Untuk Kandang Ayam