Beritasumut.com - RS terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas kakinya oleh Unit Reskrim Polsek Helvetia.
Pelaku ditembak karena melakukan perlawanan dan mengancam petugas dengan kelewang saat hendak ditangkap.
Dari pelaku, petugas menyita barang bukti sepeda motor, dua unit becak bermotor, samurai, kunci T dan gembok.
Informasi dihimpun, Ahad (18/10/2015), awalnya Timsus Anti Begal Polsek Helvetia melakukan patroli di Jalan Asrama, Medan, Sabtu (17/10/2015).
Petugas melihat tiga orang pelaku sedang menghadang seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 plat merah.
Petugas pun bergerak cepat untuk menangkap pelaku. Namun, pelaku RS yang hendak ditangkap malah mengancam petugas dengan samurai.
Petugas yang merasa terancam, lalu melepaskan tembakan ke udara, namun pelaku tidak mengindahkanya. Petugas akhirnya menembak kaki pelaku. Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diobati.
Kapolsek Helvetia Kompol Roni Bonic ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
Dua pelaku berhasil diamankan, seorang diantaranya terpaksa ditembak. Sementara satu pelaku lagi masih diburu.
Pelaku telah 21 kali melakukan aksi perampokan di wilayah hukum Polsek Helvetia, Polsek Medan Sunggal dan lainnya, pungkas Kapolsek. (BS-031)