16 Hari, Polda Sumut Sikat 691 Pelaku Kejahatan

Redaksi - Selasa, 06 Oktober 2015 05:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_16-Hari--Polda-Sumut-Sikat-691-Pelaku-Kejahatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) dan jajaran terus melakukan upaya pencegahan terhadap tingginya angka kriminalitas kejahatan jalanan (street crime) dalam bentuk kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan, di Sumut. 

Maka dari itu, Polda SUmut dan jajaran menggelar Operasi Sikat Toba 2015 selama 16 hari, 17 September s/d 2 Oktober 2015.

“Adapun operasi kepolisian yang bersifat kewilayahan ini terbuka dan tertutup dengan mengedepankan fungsi reskrim serta didukung fungsi operasional kepolisian lainnya," ujar Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf, Senin (5/10/2015).

Selain itu, kata Helfi, tujuan operasi ini untuk menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan agar menimbulkan efek jera, dan menekan jumlah terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan sehingga kedepannya tercipta situasi kamtibmas yang lebih kondusif, khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 23 kabupaten/kota.  

“Agar saat pelaksanaan pilkada tersebut dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan kejahatan," jelasnya.

Menurutnya, adapun hasil Operasi Sikat Toba 2015 yang dilaksanakan dari 17 September s/d 2 Oktober 2015, yaitu sebanyak 446 kasus dengan tersangka sebanyak 691 orang, dengan rincian 36 kasus target operasi (TO) dan 410 kasus non target operasi (Non TO).

Lebih lanjut Helfi menjelaskan, adapun rincian keberhasil pihak kepolisian yang merupakan daerah prioritas, yakni Ditreskrimum mengungkap 8 kasus, TO 4 kasus, dan Non TO 4 kasus dengan jumlah tersangka 10 orang. Polresta Medan mengungkap 362 kasus, TO 5 kasus, Non TO 357 kasus dengan jumlah tersangka 565 orang.

Polres Pelabuhan Belawan mengungkap 21 kasus, TO 9 kasus, dan Non TO 12 kasus dengan tersangka 28 orang. Polres Deli Serdang 19 kasus, TO 6 kasus, dan Non TO 13 kasus dengan tersangka 32 orang. Polres Langkat 19 kasus, TO 5 kasus, Non TO 14 kasus, tersangka 31 orang.

Polres Batu Bara 5 kasus, TO 4 kasus, Non TO 1 kasus dengan tersangka 5 orang. Polres Asahan 7 kasus, TO 3 kasus, Non TO 4 kasus, tersangka 9 orang.

Sedangkan untuk daerah imbangan, imbuh Helfi, Polres Labuhan Batu mengungkap 3 kasus, TO nihil Non TO 3 kasus, jumlah tersangka 9 orang. Polres Padang Sidimpuan mengungkap 2 kasus, TO nihil, Non TO 2 kasus dengan jumlah tersangka 2 orang.

"Operasi Sikat Toba akan terus kita gelar untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi warga di Sumut," pungkas Helfi. (BS-036)


Tag:

Berita Terkait

Berita

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Berita

Perusahaan Tak Miliki Badan Hukum, Angel Juga Tak Pernah Laporkan Jumlah Pekerjanya

Berita

Siksa PRT, LBH dan LPSK Laporkan Angel ke Polda Sumut

Berita

Tekab Unit Buncil Polda Sumut Tangkap Tiga Pembunuh Hamonangan

Berita

Direktur Reskrimum Polda Sumut Dicopot, Penggantinya dari Polda Aceh

Berita

Kaburnya 11 Tahanan, Desakan Pencopotan Kapolda dan Dir Narkoba Menguat