Polda Sumut Enggan Beberkan Penggerebekan Satlantas Polresta Medan Oleh Mabes Polri

Redaksi - Jumat, 02 Oktober 2015 15:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Polda-Sumut-Enggan-Beberkan-Penggerebekan-Satlantas-Polresta-Medan-Oleh-Mabes-Polri-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Divisi Propam Mabes Polri memboyong sejumlah PNS dan Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Medan, di Jalan Adinegoro, Medan, ke Mapolda Sumatera Utara (Sumut), dan diperiksa di Bidang Propam Polda SUmut. Namun, polisi sepertinya enggan membeberkan pemeriksaan tersebut.

Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan membenarkan pemeriksaan tersebut, namun dirinya enggan merincikannya. 

"Benar, memang semalam ada beberapa PNS dan Polisi yang bertugas di Satlantas Polresta Medan dibawa Divisi Propam Mabes Polri dan diperiksa di Bidang Propam Polda umut, namun saya tidak mengetahui berapa orang yang diperiksa," kata Nainggolan, Kamis (1/10/2015).

Disinggung motif penggerebekan tersebut, dia mengaku tidak mengetahuinya. "Kalau motifnya saya tidak tahu," ujarnya.

Nainggolan juga mengatakan, bahwa saat ini Tim Supervisi Mabes Polri melanjutkan pemeriksaan beberapa anggota Polri dan PNS di Polresta Medan. "Tidak diperiksa di sini lagi, sekarang sudah diperiksa di Polresta Medan," terangnya.

Selain itu, Nainggolan juga mengaku, bahwa kunjungan Tim Supervisi merupakan hal yang biasa dilakukan. "Itu biasa dilakukan, pihak atas mengunjungi pihak bawah, mungkin juga untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, atau menindaklanjuti masalah pilkada, itu pekerjaan supervisi juga," tukasnya.

Disinggung ada kaitannya dengan mahalnya harga pengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan, Nainggolan mengaku tidak mengetahuinya.

"Belum tahu saya, sekarang pemeriksaannya sudah di Polresta," katanya lagi.

Sebelumnya, pihak Divisi Propam Mabes Polri menggerebek kantor Satlantas Polresta Medan. Dalam penggerebekan tersebut pihak Mabes Polri membawa sejumlah dokumen dan memboyong beberapa personel kepolisian dan PNS.

"Tim Supervisi Propam Mabes Polri tidak ada melakukan penggerebekan atau penggeledahan di Satlantas Polresta Medan," terang Kabidhumas Kombes Pol Helfi Assegaf.

Menurut dia, kedatangan tim supervisi juga tidak melakukan penyelidikan terhadap suatu kasus, semisal dugaan korupsi atau lainnya. Kedatangan tim menindaklanjuti informasi masyarakat tentang sistem pelayanan di Satlantas Polresta Medan.

"Hanya supervisi, memastikan informasi tentang sistem pelayanan di Satlantas Polresta Medan," pungkasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Berita

Perusahaan Tak Miliki Badan Hukum, Angel Juga Tak Pernah Laporkan Jumlah Pekerjanya

Berita

Siksa PRT, LBH dan LPSK Laporkan Angel ke Polda Sumut

Berita

Tekab Unit Buncil Polda Sumut Tangkap Tiga Pembunuh Hamonangan

Berita

Direktur Reskrimum Polda Sumut Dicopot, Penggantinya dari Polda Aceh

Berita

Kaburnya 11 Tahanan, Desakan Pencopotan Kapolda dan Dir Narkoba Menguat