Beritasumut.com - MY (30) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Area. Ia diamankan karena terlibat perampokan istrinya sendiri, MY (20).
MY diamankan bersama seorang rekannya RN (38) warga Jalan Medan-Batang Kuis Gang Ismail, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan. Seorang pelaku lainnya, B (27) warga Jalan Sei Rotan Gang Burhan, Kecamatan Percut Sei Tuan, hingga kini masih diburu polisi.
Dari pelaku, petugas menyita barang bukti sebilah parang yang digunakan untuk menggorok leher korban dan uang hasil rampokan.
Kanitrekrim Polsek Medan Area Iptu Sehat Tarigan, Jumat (25/9/2015) menyebutkan, aksi perampokan terjadi saat korban menjaga toko gipsum milik majikannya di Jalan Ismailiyah, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Rabu (23/9/2015).
Pelaku B dan RN lantas datang berpura-pura sebagai pembeli. Kedua pelaku meminta korban menuliskan pesanan mereka.
Korban pun menuju kasir untuk mengambil kertas bon untuk menulis pesanan pelaku.
Saat di meja kasir, pelaku RN mengancam dengan sebilah parang dan mencekik leher korban. Sementara, MY menunggu di luar sembari memantau situasi.
Korban yang merasa terancam menyerahkan uang yang ada di meja kasir.
Tak lama kemudian, korban pun berteriak minta tolong. Kedua pelaku yang ketakukan nyaris menggorok leher korban.
Pelaku kemudian melarikan diri dengan sepeda motor dan uang hasil rampokan. Satu dari dua pelaku ditangkap warga yang mendengar teriakan korban.
“Petugas kita yang mendapat informasi lalu turun ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku," katanya.
Saat diinterogasi, pelaku RN mengaku bahwa yang merencanakan aksi perampokan adalah MY yang tak lain adalah suami korban sendiri.
"Dari keterangan pelaku kita lalu mengamankan suami korban. Pelaku kita amankan saat mendampingi korban membuat laporan di SPKT Polsek Medan Area," jelasnya.
Saat diinterogasi, pelaku mengaku bahwa ia merupakan dalang perampokan di tempat istrinya bekerja tersebut.
"Dari pengakuannya, pelaku MY merampok karena tidak memiliki pekerjaan. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku berinisial B," pungkas Sehat. (BS-031)