Siswi SMA Dijual Masih Pakai Seragam Pramuka

Redaksi - Jumat, 07 Agustus 2015 16:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082015/beritasumut_Siswi-SMA-Dijual-Masih-Pakai-Seragam-Pramuka.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Tersangka Bobby Kurniawan alias Bibi (kiri) dan korban RA (dua dari kanan).

Beritasumut.com - Ada fakta miris dalam pengungkapan kasus penjualan perawan siswi SMA di Medan. Korban RA (17) masih mengenakan seragam Pramuka saat dibawa bertransaksi.

RA yang masih perawan dijual temannya Bobby Kurniawan alias Bibi (19) seharga Rp20 juta. Namun, mereka langsung diamankan saat bertransaksi di Amaliun Food Court, Jalan Amaliun Medan, Kamis (6/8/2015).

Informasi dihimpun, Bobby menawarkan RA melalui BlackBerry Messenger (BBM). Aktivitas ini ternyata diinformasikan masyarakat kepada polisi.

Tim dari Sudbit IV Tindak Pidana Remaja dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) kemudian melakukan penyelidikan. Petugas pun  melakukan penyamaran sebagai pria hidung belang dan sepakat bertemu di Amaliun Food Court, Kamis (6/8/2015) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dalam pertemuan itu, Bobby membawa RA dan seorang temannya NS(18). Saat dibawa, RA masih mengenakan seragam pramuka. 

Bobby kemudian menerima uang penjualan RA. Dia pun langsung ditangkap. 

Petugas membawa Bobby bersama RA dan NS ke Mapolda Sumut. Mereka menjalani pemeriksaan di Unit 1 Subdit IV Renakta Polda Sumut.

"Pengakuannya (tersangka Bobby), memang itu kerjaannya. Makanya kita jerat dengan pasal seberat-beratnya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Dul Alim di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Km 10,5, Medan, Jumat (7/8/2015).

Ironisnya, lanjut Dul Alim, korban yang dijual Bobby rata-rata siswa sekolah. "Makanya ini akan kita tindak sesuai hukum berlaku," katanya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Mereka berupaya mengungkap kasus serupa atau modus lain yang dilakukan tersangka. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait