Beritasumut.com - Dua personel Satpolair Polres Serdang Bedagai (Sergai) yang tewas dalam insiden berdarah di Perbaungan, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (29/4/2015), Briptu Suprianto Sigiro dan Brigadir Dedi Sofyan Kurniawan, dikenal sebagai teman dekat. Mereka sering terlihat bersama-sama, termasuk saat patroli.
"Mereka bekawan baik. Nggak ada masalah selama ini," kata Mariani (56), yang mengaku kenal dengat dengan Sigiro dan Dedi di RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.
Mariani mengaku Sigiro dan Dedi sudah menganggapnya sebagai ibu angkat. Keduanya bersama personel Satpolair Polres Sergai lainnya kerap singgah ke rumah perempuan ini di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.
"Dulu saya punya warung, sebelum patroli ke laut mereka singgah," sebut Mariani.
Nuriana, Bibi Dedi, juga menyatakan ponakannya dan Sigiro berteman dekat.
"Orang itu kawan akrab. Cuma kami nggak tahu kejadian sebenarnya, karena rumah kami jauh," ucap perempuan itu.
Seperti diberitakan, Sigiro dan Dedi tewas dalam insiden berdarah di kediaman Dedi di Jalan Karya, Gang Mesjid, Lingkungan VI, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbauangan, Kabupaten Sergai. Sigiro dilaporkan menembak mati Dedi dengan senjata SS1 V2, sebelum akhirnya menembak kepalanya sendiri.
Polisi masih menyelidiki kasus ini. Kedua jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk diautopsi. (BS-001)