Abang Trimedya Panjaitan Kena Rampok, Kapolresta Medan Tegur Kapolsek Medan Barat

Redaksi - Minggu, 19 April 2015 21:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Abang-Trimedya-Panjaitan-Kena-Rampok--Kapolresta-Medan-Tegur-Kapolsek-Medan-Barat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Mobil Trimedya Panjaitan di Mapolsek Medan Barat. (A Chan)

Beritasumut.com - Sumihar Panjaitan (60) dirampok di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Stasiun, Medan, Ahad (19/4/2015). 

Akibat kejadian perampokan yang dialami abang Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan itu, Kapolsek Medan Barat Kompol Siswandi kabarnya ditegur oleh Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro karena dinilai lemah dalam  melakukan pengamanan.

Tidak hanya itu, Kapolsek juga terkesan mencoba menutupi informasi perampokan. Kapolsek juga meminta wartawan agar tidak menulis kejadian yang menimpa warga Jakarta tersebut. 

"Abang wartawan semua, bantu saya. Jangan dibuat beritanya ya. Minum-minumlah dulu," ujar Siswandi seraya menunjuk sebuah warung kopi yang berada di depan Mapolsek Medan Barat. 

Ia juga langsung memotong pembicaraan salah seorang kerabat korban saat wartawan ingin menggali informasi lebih dalam mengenai kejadian itu. 

"Sudahlah bang jangan ditanya dulu," katanya.

Diberitakan, Sumihar Panjaitan mengalami peristiwa nahas, Ahad (19/4/2015). 

Abang kandung Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan ini dirampok saat turun dari becak bermotor di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Stasiun, Medan. 

Kejadian ini berawal saat korban usai makan bersama dengan Trimedya Panjaitan di salah satu rumah makan di Jalan S Parman. 

Usai menyantap makanan, selanjutnya korban bersama istri dan anaknya menumpangi becak bermotor (Betor) untuk pergi ke Stasiun KA untuk menuju Bandara Kualanamu. 

Apes, saat turun dari betor di depan Stasiun KA, tas koper yang berisikan baju, uang, perhiasan dibawa kabur kawanan perampok. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Dua Begal Asal Delitua, Kiki dan Novia Ditangkap Polisi

Berita

Tak Disangka, Perampok Truk Angkut Bawang Itu Diduga Oknum Polisi

Berita

Ingin Kabur Saat Ditangkap, Polisi Terpaksa Hadiahkan Timah Panas kepada Perampok Ini

Berita

Turis Asing Kembali Dirampok di Medan

Berita

Gila! Suami Rampok Istri Sendiri di Medan

Berita

Jual Sepeda Motor Hasil Rampokan Kepada Polisi, 2 Perampok Ditangkap