Dompet Raib, Konsumen Kecewa Layanan KFC Walikota Medan

Redaksi - Minggu, 19 April 2015 15:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Dompet-Raib--Konsumen-Kecewa-Layanan-KFC-Walikota-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)

Beritasumut.com - Seorang konsumen KFC Walikota, Jalan Mongonsidi, Medan menyampakan kekecewaannya atas layanan restoran cepat saji tersebut.

Kekecewaan konsumen dipicu karena konsumen tidak bisa menyaksikan rekaman CCTV untuk mengetahui siapa yang mengambil dompet konsumen tersebut.

Hal tersebut disampaikan Firdausida Boru Manurung didampingi suaminya marga Sinaga warga Medan kepada wartawan di Medan, (19/4/2015).

Boru Manurung menjelaskan, ia dan anaknya makan di restoran cepat saji tersebut pada Sabtu (18/4/2015) sore. Saat akan menikmati makanan yang barusan dipesan, ia tersadar dompet miliknya tertinggal di meja kasir.

Ia pun langsung beranjak ke meja kasir. Namun alangkah terkejutnya Boru Manurung, karena dompetnya sudah raib. Padahal hitungannya baru beberapa saat.

Saat korban menanyakan dompetnya kepada pengelola KFC, tidak satu pun yang mengetahui.

Lantas Boru Manurung meminta pihak pengelola memutar rekaman CCTV karena ia melihat tempat tersebut dilengkapi CCTV.

Namun lagi-lagi Boru Manurung kecewa karena pihak pengelola mengatakan tidak bisa memutar rekaman CCTV karena CCTV sedang rusak.

Kecewa atas layanan KFC Walikota, korban didampingi suaminya sore itu juga mendatangi Mapolsek Medan Baru untuk melaporkan kasus hilangnya dompet miliknya.

Akibat kehilangan dompet tersebut, korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp1 juta serta surat-surat berharga lainnya.

Ia pun berharap polisi dapat segera menangkap pelaku pencurian tersebut dan menindak pengelola KFC karena CCTV di restoran cepat saji tersebut tidak berfungsi.

"Seandainya CCTV KFC itu berfungsi dan rekamannya bisa diputar saat itu juga, jangan-jangan orang yang mengambil dompet saya masih di tempat tersebut. Tapi karena rekamannya tidak bisa diputar, orang yang mengambil dompet saya jadi tidak ketahuan," pungkas Boru Manurung. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait