Sakit Hati Motif Pembunuhan Teman Sekelas

Redaksi - Jumat, 17 April 2015 15:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Sakit-Hati-Motif-Pembunuhan-Teman-Sekelas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kapolsek Medan Helvetia Kompol Ronni Bonic didampingi Kanitreskrim AKP Hendrik Temaluru memperlihatkan ketujuh tersangka berikut barang bukti. (A Chan)
Beritasumut.com - Kasus perampokan disertai pembunuhan korban Alwin Kristian Telaumbenua (17) warga asal Nias yang kos di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, didasari sakit hati pelaku Josua Sixman Barus terhadap korban."Jadi motif perampokan dan pembunuhan ini dilatarbelakangi karena tersangka sakit hati terhadap korban yang merupakan teman sekelasnya. Tersangka sering diejek dan disuruh lantaran tidak punya kereta," jelas Kapolsek Medan Helvetia Kompol Ronni Bonic didampingi Kanitreskrim AKP Hendrik Temaluru di Mapolsek Medan Helvetia, Jumat (17/4/2015).Ia menceritakan, kejadian ini berawal pada Jumat (3/4/2015) lalu. Tersangka Josua menghubungi Jubel untuk datang kerumahnya. Tersangka Josua meminta kepada Jubel untuk membunuh korban. Tak berapa lama, korban yang mengendarai kereta Suzuki Satria FU mendatangi rumah tersangka Josua dan sempat berbicara dengan kedua tersangka. Selanjutnya, korban dan tersangka Josua lalu menulis surat untuk tidak retreat di sekolah. Usai menulis surat, korban dan kedua tersangka berboncengan pergi dengan mengendarai kereta ke lokasi kejadian. "Tersangka Josua yang sudah merencanakan aksinya, lalu mengkit leher korban dengan tali tambang yang telah dibawanya. Korban yang sempat melawan lalu memukul kepala korban dengan kayu broti sebanyak 5 kali," jelasnya. Setelah dibunuh, mayat korban lalu dibuang ke parit dan membawa kabur kereta, HP milik korban."Ketujuh tersangka kita jerat dengan 340 Sub 338 Sub 365 ayat (2) ke 4e KUHPidana dengan ancaman di atas 15 tahun penjara," pungkasnya. Polsek Medan Helvetia mengamankan tujuh tersangka perampokan disertai pembunuhan siswa SMA Teladan, Medan, Alwin Kristian Telaumbanua.Korban dirampok dan dibunuh di Pasar V, Desa Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (3/4/2015) lalu. Ketujuh tersangka yang diamankan adalah, otak pelaku Josua Sixman Barus (17) dan Jubel Edi Syahputra Marbun alias Putra (18) warga Jalan  Makmur, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, William Fredi Tarigan, Juni Alfin Tarigan, Febrianus Sembiring, Marko Tarigan dan Hasan. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Sakit Hati Dipecat, Emerson Situmeang Tikam Mantan Majikan Lalu Bunuh Diri

Berita

Sakit Hati Tidak Diakui, Anak Bacok Ayah

Berita

Polsek Helvetia Tangkap 7 Tersangka Pembunuh Teman Sekelas

Berita

Sakit Hati Tak Dibayar, Homo Habisi Pensiunan Guru

Berita

Sakit Hati Pacar Diperlakukan Kasar, Albert Sinambela Tikam Indra

Berita

Pencurian Uang Rp5 Miliar Bermotif Sakit Hati