Beritasumut.com - Puluhan pelajar menggelar aksi coret dan konvoi di inti Kota Medan usai Ujian Nasional (UN), Rabu (15/4/2015) siang. Namun aksi ini mendapat penindakan dari petugas Satlantas Polresta Medan.
Belasan petugas langsung mengamankan motor dan kereta di empat titik di inti Kota Medan. Empat titik ini digunakan pelajar berkonvoi usai menggelar UN.
Dengan muatan berlebih dan meluapkan kegembiraannya para pelajar menggelar konvoi hingga jalan menjadi macet.
Akibatnya, tiga puluh unit kereta dan sejumlah motor yang tak memiliki surat terpaksa harus ditahan.
Salah seorang siswa SMA Negeri 2 Medan, Ruli Angkasa, mengatakan mereka hanya meluapkan kegembiraan. Bahkan pihak sekolah tak melarang sehingga mereka berkumpul dan menggelar aksi konvoi.
Kanit Patroli dan Pengawalan Satlantas polresta Medan AKP AM Sitorus, mengatakan sebelumnya Satlantas Polresta Medan telah memberi imbauan ke sekolah-sekolah agar tidak menggelar konvoi usai ujian.
Namun imbauan ini tidak diindahkan sehingga petugas Satlantas Polresta Medan menilang kendaran yang tidak memilliki kelengkapan.
Hingga Rabu sore, sebanyak 32 unit kereta dan sejumlah motor terpaksa ditahan petugas kepolisian. Untuk siswa yang melanggar peraturan dikenakan pembinaan dan orang tuanya dipanggil. (BS-001)