Dipukul Pistol, Kepala Penjaga Rumah Anggota DPRD Sumut Bocor

Redaksi - Sabtu, 11 April 2015 16:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Dipukul-Pistol--Kepala-Penjaga-Rumah-Anggota-DPRD-Sumut-Bocor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)

Beritasumut.com - Sahala Sitorus mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan, Sabtu (11/4/2015).

Kedatangan penjaga rumah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Effendi Panjaitan di Jalan Bunga Terompet II, Kecamatan Medan Selayang ini guna melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya.

Ia dipukul pakai senjata api oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan kepalanya mendapatkan 10 jahitan.

Korban menjelaskan, peristiwa yang menimpa dirinya terjadi pada Jumat (10/4/2015) malam. Saat itu pelaku mendatangi rumah Anggota DPRD Sumut sembari berteriak.

Merasa terganggu, korban yang saat itu berjaga  lalu mendatangi pelaku dan memintanya agar jangan membuat keributan.

Pelaku yang tak terima ditegur, lalu mengeluarkan senjata api jenis revolver dan memukul kepala korban.

"Dia datang sambil ribut. Disitu aku larang agar jangan membuat kegaduhan. Tidak terima, pelaku malah memukul kepalaku," ujarnya.

Ia menduga, kasus pemukulan ini dipicu saat pelaku dan beberapa warga terlibat keributan di warung tuak yang tak jauh dari rumah majikannya.

"Bapak lagi ke Bali untuk menghadiri Kongres PDIP, jadi beberapa warga diminta untuk berjaga-jaga di dekat rumah bapak. Ribut pelaku sama warga di warung tuak, makanya kena imbasnya saya," ungkapnya.

Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban. 

"Laporannya sudah kita terima dan masih kita lidik," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait