Dibantai OTK, Istri Tewas Suami Kritis di Tabuyung

Redaksi - Kamis, 09 April 2015 16:29 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Dibantai-OTK--Istri-Tewas-Suami-Kritis-di-Tabuyung.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Muhammad Nur mendapat perawatan intensif di UGD Rumah Sakit Permata Madina Panyabungan. (M Saima Putra)

Beritasumut.com - Pasangan suami istri  Muhammad Nur dan Maskota dibantai orang tak dikenak (OTK) di rumahnya di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (8/4/2015) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Akibat pembantaian tersebut, Muhammad Nur mengalami kritis sementara istrinya, Maskota meninggal dunia. Saat ini Muhammad Nur sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Permata Madina, Panyabungan.

Naja warga Desa Tabuyung yang juga Keponakan Muhammad Nur yang dikonfirmasi wartawan di RS Permata Madina, Panyabungan, Kamis (9/4/2015) mengatakan peristiwa pembantaian OTK tersebut terjadi saat listrik padam di Desa Tabuyung.

Awal mula Naja mengetahui peristiwa kejadian ini karena melihat warga ramai-ramai di depan rumah Muhammad Nur. Naja kemudian melihat kedua korban sudah tergeletak di lantai berlumuran darah. Ia dan warga lainnya kemudian melarikan kedua korban ke Rumah Sakit Umum Natal.

Setelah sampai di RSU Natal, nyawa Maskota tidak lagi terselamatkan, sementara Muhammad Nur dirujuk ke RS Permata Madina Panyabungan guna untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Korban meninggal Maskota dikebumikan di kampungnya di Desa Tabuyung, Kamis (9/4/2015) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Muara Batang Gadis AKP Agus Maryana yang dikonfirmasi melalui telepon membenarkan adanya pembunuhan yang dilakukan OTK di rumah milik Muhammad Nur dan Maskota.

"Kita masih menyelidiki kasus ini. Tidak ada harta benda korban yang dibawak kabur oleh OTK," ungkapnya.

  

Sementara Teguh W Hasatan warga Tabuyung yang juga Anggota DPRD Madina, berharap aparat kepolisian secepatnya menangkap pelaku. Karena kejadian ini telah membuat trauma warga masyarakat Tabuyung.

"Sampai saat ini warga masih was-was dan trauma dengan kejadian ini, makanya aparat kepolisian kita harapkan untuk bekerja cepat untuk menangkap pelakunya, agar masyarakat di Tabuyung tenang," harapnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pembantaian Suami Istri di Tabuyung Dipicu Sisa Uang Hasil Kerja Bangunan

Berita

Lagi, Polres Madina Tangkap Pembantai Suami Istri di Tabuyung

Berita

Polres Madina Tangkap Pembantai Suami Istri di Tabuyung