Dituduh Ngebut, Sekuriti MMTC Aniaya Pekerja Bengkel

Redaksi - Senin, 06 April 2015 10:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Dituduh-Ngebut--Sekuriti-MMTC-Aniaya-Pekerja-Bengkel.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com - Belasan Sekuriti Komplek Medan Mega Trade Center (MMTC), Jalan Pancing, Medan Estate menganiaya dua pekerja Bengkel CV Berdikari yaitu Saiful Anhar (24) dan Abdi Siregar (25).Kedua warga Jalan Perjuangan, Medan itu dipukuli dengan menggunakan pentungan dan batu bata.  Selain itu, kedua korban juga diancam akan dibunuh.Informasi dihimpun, kejadian berawal saat kedua korban menjemput anak-anak PKL di seputaran komplek MMTC dengan menggunakan mobil pick up, Sabtu (4/4/2015).Saat melintas di depan MMTC, korban dicegat oleh sekuriti dan menuduh korban telah ngebut di dalam komplek.Karena merasa tak ngebut, korban sempat memberikan penjelasan kepada sejumlah sekuriti MMTC. Namun, pihak sekuriti malah tidak terima dan mengambil sebilah kelewang dari dalam pos penjagaan.Merasa terancam, korban Abdi  menyelamatkan diri dengan kabur dan bersembunyi di rumah warga tak jauh dari Toko Eiger di Jalan Pancing."Disitu adik kandung saya bernama Abdi kabur. Adik ipar saya Saiful mau lari juga, tapi kunci mobilnya ditahan. Dia kemudian dipukuli. Setelah memukul adik ipar saya, belasan sekuriti lalu menangkap  Abdi dan memukulnya dengan batu bata sampai kepalanya bocor," ujar kakak kandung Abdi bernama Danil (35).Setelah kejadian, Abdi dan Saiful dibiarkan begitu saja oleh para sekuriti. Kedua korban pun kembali ke rumahnya dan melaporkan kejadian ini ke Danil."Mereka sudah visum tadi malam. Harapan kita, para pelaku dapat ditangkap. Jangan karena mereka sekuriti, polisi enggak mau nangkap," ungkap Danil.Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald F Sipayung saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. "Laporannya sudah kita terima dan korban sudah divisum. Kita juga tengah memeriksa satu orang saksi," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ditegur Jangan Ngebut, Kakak Beradik Dipukuli Oknum Mengaku Polisi