Dugaan Malpraktik Dokter RS Mitra Sejati, Polisi Tunggu Keterangan IDI

Redaksi - Kamis, 26 Maret 2015 16:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Dugaan-Malpraktik-Dokter-RS-Mitra-Sejati--Polisi-Tunggu-Keterangan-IDI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com - Satreskrim Polresta Medan masih menyelidiki kasus dugaan malpraktik yang dilaporkan Bungaria Boru Simbolon (55) warga Jalan Menteng VII, Lorong Serasi, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Senin (23/3/2015).Bungaria melaporkan dugaan malpraktik yang diduga dilakukan dr Heri yang bekerja di RS Mitra Sejati terhadap anak Bungaria, Maruli Silalahi (33)."Kita masih menunggu pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan untuk dimintai keterangan sebagai saksi ahli kasus ini," ujar Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram di Medan, Kamis (26/3/2015).Dugaan sementara, penyebab kematian korban lantaran terserang bakteri. "Hasil otopsi dari RS Pirngadi, korban diduga tewas karena mengidap bakteri usai menjalani operasi. Kalau ada dugaan malpraktik ataupun ditelantarkan masih dalam penyelidikan," katanya.Ditanya kapan saksi ahli bisa dimintai keterangan, perwira dengan satu melati emas dipundaknya ini mengatakan pihaknya butuh banyak waktu."Untuk menghadirkan saksi, kita perlu waktu satu bulan untuk membuktikan apakah pasien ini meninggal akibat bakteri," ujarnya.Sementara itu, Humas RS Mitra Sejati dr Erwinsyah saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur."Kita melakukan operasi sesuai dengan prosedural, kita siap dipanggil polisi, maupun dipanggil untuk persidangan sambil membawa rekam medis," ujar Erwin.Diberitakan sebelumnya, Bungaria Br Simbolon mendatangi gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan, Senin (23/3/2015).Kedatangannya guna melaporkan dugaan malpraktik yang diduga dilakukan dr Heri terhadap anaknya, Maruli Sialalahi.Kejadian berawal saat Maruli sakit. Bungaria lalu membawa Maruli ke RS Mitra Sejati pada Kamis (19/3/2015) malam.Setelah semalam dirawat,‪ pada Jumat (20/3/2015) dr Heri yang bertugas di sana mengatakan Maruli mengalami usus buntu dan harus dioperasi.Tak sampai disitu, Maruli juga mengalami demam hingga mencapai 40 derajat celcius. Akhirnya Maruli meninggal dunia pada Senin (23/3/2015). (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Keluhkan Penanganan Dokter Bedah di RSU Vina Estetica, YNSL Mengaku Korban Malpraktik

Berita

Korban Dugaan Malpraktik di RSUD Pirngadi Meninggal, Dokter Tak Punya Pilihan Selain Operasi

Berita

RS Adam Malik Belum Beri Keterangan Resmi Terkait Meninggalnya Anggirlan Nasution

Berita

Anggirlan, Pasien Dugaan Korban Malpraktik Meninggal Usai Operasi

Berita

Keluarga Sempat Ragu Anggirlan Dioperasi

Berita

Penjual Bayi, Pasutri dan Bidan di Namorambe Dihukum 5 Tahun Penjara‬