Tim Antibegal Dibentuk, Bandit Jalanan di Medan Tembak di Tempat

Redaksi - Jumat, 13 Maret 2015 20:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Tim-Antibegal-Dibentuk--Bandit-Jalanan-di-Medan-Tembak-di-Tempat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wakapolresta Medan AKBP Yusuf Hondawantri Naibaho memberikan pengarahan kepada Tim Antibegal. (Ist)
Beritasumut.com – Wakapolresta Medan AKBP Yusuf Hondawantri Naibaho gerah dengan maraknya aksi kejahatan jalanan di Medan. Dia langsung memerintahkan tembak di tempat terhadap para pelaku.Perintah itu disampaikan Hondawan di hadapan Tim Khusus (Timsus) Anti-Begal yang terbentuk di Mapolresta Medan, Jumat (13/3/2015) sore."Tindakan tegas berupa tembak di tempat ini harus dilakukan‎ terhadap para begal. Para pelaku kejahatan ini sudah sangat meresahkan dan tak peduli siapa korbannya, bahkan ada yang sampai menyebabkan korban tewas," ucapnya.Kali ini, kata Hondawan, polisi tetap akan menjunjung tinggi hak azasi manusia (HAM), tapi lebih mengutamakan HAM masyarakat yang menjadi korban. "Ini yang paling penting. Pelaku saja sampai membunuh korban, jadi pantas rasanya jika para pelaku diberi tindakan tegas," ujarnya.Sesuai perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, 15 tim anti-begal dibentuk di Sumut. Mereka merupakan gabungan dari personel Reskrimum Polda Sumut, Resmob, Polresta dan Polsek."Targetnya orang-orang yang sudah terdata‎, termasuk lokasi-lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan jalanan dan kerap dijadikan tempat para begal beraksi," papar Hondawan.Wadirreskrimum Polda Sumut AKBP Wawan Munawar menambahkan, pihaknya sudah memetakan lokasi rawan begal di Sumut. "Hasil pendataan, terdapat 12 titik yang  perlu mendapat perhatian," tegasnya.Sementara Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Istanto Bram mengatakan, personel Polda Sumut ‎dilibatkan ke dalam tim karena Polresta Medan kekurangan personel. Dia menjelaskan, Polresta Medan menerima 300-400 laporan peristiwa kejahatan dalam sebulan. "Tapi personel yang bertugas di lapangan hanya 49 orang dibantu penyidik 60," akunya.Kejahatan jalanan yang populer disebut begal marak terjadi di Kota Medan. Pelaku tidak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Sepekan, Polda Sumut Sikat 325 Bandit Jalanan

Berita

Polresta Medan Tangkap 10 Bandit Jalanan

Berita

Polisi Diminta Tembak di Tempat Geng Motor