Beritasumut.com – Para perampok yang menculik MA dan Rendy juga sempat mencoba memeras orangtua Rendy. Mereka meminta tebusan Rp40 juta agar pemuda itu dilepaskan.Awalnya para pelaku juga mengambil handphone dan dompet milik MA dan Rendy. Mereka kemudian menelepon ibu Rendy dan berpura-pura sebagai polisi.Para pelaku mengaku telah menangkap Rendy karena terlibat kejahatan. "Waktu ditanya mamanya kasus apa, si Rendy dipukul disuruh mengaku dia kena kasus sabu. Mamanya nggak punya Rp40 juta, cuma sanggup Rp5 juta," ucap MA di Mapolsek Namorambe, Rabu (25/2/2015) malam.Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan dan pemerkosaan terjadi di kawasan Namorambe, Deliserdang. Empat pelaku juga sempat menculik korban.Peristiwa pahit ini dialami MA alias R (16), warga Sibuluan, Tapanuli Tengah yang tinggal di Jalan Bajak V, Medan. Remaja perempuan ini diperkosa para perampok yang menculik dia dan temannya Rendy (22), warga Jalan Pertahanan, Medan.Kejahatan ini terjadi di sekitar perbatasan wilayah Medan Johor dan Namorambe, Deliserdang pada Rabu (25/2/2015) dini hari. Korban melaporkannya ke Polsek Namorambe tadi malam. (BS-001)