Beritasumut.com – Aksi nekat Herianto (41), pecandu narkoba yang diamankan personel Satlantas Polresta Medan saat menggelar razia di Jalan Juanda, Medan yang kembali ditangkap karena melarikan diri saat hendak dimasukkan ke sel tahanan Polsek Medan Baru, terungkap.Pelaku mengaku nekat melarikan diri karena ingin mengasih uang persalinan istrinya untuk melahirkan dan modal usaha."Aku tinggal di Padang. Aku ke Medan buat cari pinjaman modal sama saudaraku yang tinggal di Tembung. Rencananya Rabu (25/2/2015) aku mau ngasih uang persalinan itu sama istriku," ujarnya di Mapolsek Medan Baru, Selasa (24/2/2015) dinihari.Ia mengaku juga telah lama menjadi pecandu narkoba. "Sudah lama aku jadi pecandu. Gara-gara barang haram inilah, usahaku bangkrut dan harus pinjam modal lagi. Lebih baik bunuh saja aku," jelasnya.Ia mengaku, sejak menjadi pecandu narkoba, dirinya tidak pernah diperhatikan sang istri lagi. "Istriku tidak mau ngurus dan perdulikan aku lagi," katanya.Diberitakan, Hermanto melarikan diri saat hendak dimasukkan ke dalam sel tahanan Polsek Medan Baru. Ia melarikan diri setelah menendang seorang penyidik dan langsung melarikan diri dengan melompati anak tangga menuju lantai 2 Polsek Medan Baru.Melihat kejadian itu, penyidik lalu mengejar sembari berteriak tahanan kabur. Personel Polsek Medan Baru yang mendengar teriakan itu langsung mengejar pelaku hingga ke Jalan Nibung Raya, Medan.Pelaku ditangkap kembali setelah seorang petugas patroli bernama Brigadir Syahrul Pasaribu mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali ke udara.Pelaku yang mendengar tembakan itu menjadi ciut dan menyerahkan diri. Selanjutnya, polisi memborgol pelaku dan membawanya kembali ke Polsek Medan Baru.Pecandu narkoba ini diamankan petugas Satlantas Polresta Medan di Jalan Juanda, Medan saat personel Satlantas Polresta Medan menggelar razia, Senin (23/2/2015) siang.Penangkapan pelaku berawal dari personel polisi menggelar razia. Polisi menghentikan laju kereta Honda Beat BK 5320 AFE yang dikendarai Herianto dan memeriksa surat-surat kendaraan.Namun, saat hendak diperiksa, pelaku tidak dapat menunjukkan dan berusaha kabur. Polisi lalu bergerak cepat dan mengamankan pelaku. Saat diperiksa, polisi menemukan satu paket sabu di kantong celananya. (BS-031)