Beritasumut.com – Bentrok antara pedagang Pasar Timah dan PD Pasar di Pasar Timah, Jalan Timah, Medan, Rabu (4/2/2015) kemarin, berbuntut panjang. Pihak PD Pasar dan pedagang saling melapor ke Polresta Medan, karena merasa menjadi korban penganiayaan.Ketua Forum Pedagang Pasar Timah Amat dalam laporannya mengaku, dirinya menjadi korban pemukulan oleh sejumlah pegawai PD Pasar yang saat itu melakukan penertiban spanduk di Pasar Timah.Akibat penganiayan itu, kepala bagian belakangnya bengkak, tangan kanan luka memar dan tangan kiri keseleo."Aku dipukul sama pegawai PD Pasar itu. Makanya kepalaku bengkak dan tanganku terkilir," ujar Amat, Kamis (5/2/2015).Tak lama setelah pedagang membuat laporan, pihak PD Pasar juga menyambangi Polresta Medan untuk membuat laporan atas kasus penganiayaan dengan Nomor LP/269/II/SPKT/2015/RESTA."Ada tiga orang korban dari PD Pasar yang menjadi penganiayaan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK)," kata Direktur Utama PD Pasar Kota Medan Beni Sihotang.Diungkapkannya, ketiga orang itu yakni Sutan Syahbudin Siregar (45), Fahmi (35) dan Ahmad Lubis (25). "Ketiganya mengalami luka memar di sekujur tubuh dan luka sabetan benda tajam di bagian tangan," pungkasnya. (BS-031)