Beritasumut.com – Personel Satbrimob Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polres Mandailing Natal (Madina) masih berjaga-jaga di Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina, Senin (26/1/2015). Penjagaan dilakukan pascapengeroyokan yang menewaskan seorang warga Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina bernama Sakti Nasution alias Adek, Selasa (20/1/2015) lalu.Kepala Detasemen (Kaden) C Satbrimob Polda Sumut AKBP Adarma Sinaga SIK menjelaskan, pascapengeroyokan, sebanyak tiga satuan setingkat kompi (SSK) Satbrimob Polda Sumut dikerahkan ke lokasi kejadian. "Satu SSK dari Detasemen C dan dua SSK dari Detasemen B Satbrimob Polda Sumut," ujar Kaden C Satbrimob Polda Sumut AKBP Adarma Sinaga SIK, Senin (26/1/2015).Penjagaan masih terus dilakukan karena belum seluruh tersangka berhasil ditangkap. Pihak kepolisian masih terus melakuan pengejaran terhadap tersangka lain yang diduga ikut dalam insiden pengeroyokan tersebut, pungkasnya.Sampai saat ini, Polres Madina telah menetapkan tujuh orang tersangka kasus pengeroyokan tersebut. Ketujuh tersangka yakni SN alias Shu (45) warga Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, SH alias Solah (30) warga Pasar Maga dan SL (16) warga Pasar Maga.Kemudian EHN (48) PNS Kantor Lurah Pasar Maga, TN (37) warga Pasar Maga, HN (40) warga Desa Hutanamale, Kecamatan Pucak Sorik Marapi dan LL (45) warga Banjar Bariba, Pasar Maga.Seperti diberitakan, ratusan warga Kelurahan Pasar Maga menyerang Desa Maga Lombang hingga menyebabkan Sakti Nasution alias Adek tewas, Selasa (20/1/2015) lalu.Penyerangan dipicu pro kontra keberadaan PT Sorik Mas Geothermal Power (OTP Geothermal) di daerah tersebut. (BS-026)