Beritasumut.com – Polsek Medan Timur menangkap tiga pelaku pencurian kamera CCTV milik swalayan Alfamart dan bengkel HS Jaya di Simpang Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).Ketiga sekawan ini adalah Sihol Simanullang (33) warga Jalan Jati, Medan Timur, Gani Ardianta (23) warga Jalan Veteran, Medan Timur dan Putra alias Bolot (20) warga Jalan Pasar IV, Mabar.Informasi yang dihimpun, Senin (12/1/2015), menyebutkan penangkapan ini bermula dari ketiganya dan seorang teman mereka Alex (DPO) baru saja berhasil melancarkan aksi mereka.Dari aksi pencurian itu, mereka berhasil mencuri 2 unit kamera CCTV. Usia mencuri, keempatnya lalu nongkrong di sekitar lokasi kejadian.Polsek Medan Timur yang sedang melakukan razia lalu melihat ketiganya dengan gerak-gerik mencurigakan. Polisi yang hendak mengamankan dan ingin menginterogasi pelaku, keempatnya malah memilih lari.Curiga dengan gelagat para pelaku, petugas langsung meringkusnya. Namun sayang, Alex yang menjadi otak pelaku berhasil melarikan diri.Selanjutnya para pelaku yang ditangkap langsung diboyong ke kantor polisi bersama dengan barang bukti seperti 1 unit sepeda motor Honda Supra X BK 5976 AAI, 1 buah kunci T, dan 2 unit kamera CCTV.Saat diperiksa, ketiganya memberikan keterangan yang berbeda. Pelaku Sihol mengaku ia hanya berperan sebagai pemantau lokasi saja. "Aku cuma mantau-mantau aja. Yang manjat ke atas dan ngambil kamera itu si Bolot. Perjanjiannya kalau berhasil kami malingnya maka si Alex akan bandari kami sarapan besok paginya," ungkapnya.Gani pun mengatakan hal yang senada, ia hanya ikut-ikutan. "Si Alex semua yang rencanakan. Udah kubilang, ngapain maling CCTV lagian kita tidak tau jualnya kemana tapi dia tetap aja bandel dibilangin," ungkapnya.Sedangkan Bolot ketika dimintai keterangannya mengaku sudah sering melakukan pencurian. "Aku sudah sering maling. Mainnya selalu sama si Alex. Jadi bajing loncat pun pernah aku tapi tak pernah masuk penjara," ungkap Bolot polos.Kanitreskrim Polsek Medan Timur AKP Alexander Piliang mengatakan para pelaku masih dalam proses pemeriksaan. "Para pelaku kita periksa dulu ya," ungkapnya. (BS-031)