Penggali Kubur Jadi Kurir Sabu

Redaksi - Kamis, 08 Januari 2015 21:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Penggali-Kubur-Jadi-Kurir-Sabu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihatini memperlihatkan tersangka dan barang bukti. (A Chan)
Beritasumut.com – Ingin mencari tambahan buat uang sekolah anak dan kontrakan rumah orang tua, Abdul Majid (32) warga Jalan Garu II, Kelurahan  Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), berbuat nekat.Penggali kuburan di Tempat Pemakaman Umum Al Ikhlas, Jalan Katamso ini mencari uang tambahan dengan cara menjadi kurir sabu. Akibatnya, ia pun harus mendekam di tahanan Polsek Medan Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihatini, Kamis (8/1/2014) mengatakan, penangkapan ayah satu anak ini bermula dari petugas Reskrim Polsek Medan Timur melakukan pengintaian di rumah bandar narkoba berinisial B di Jalan Katamso, Simpang Pelangi.Polisi lalu melakukan penyamaran (undercover buy) sebagai pembeli dan memesan sabu seberat 15 gram kepada B."Saat anggota hendak melakukan transaksi, sang bandar menyuruh Abdul Majid untuk mengantarkan barang haram itu ke Jalan Katamso. Saat tiba, pelaku yang menyimpan sabu di dalam helmnya langsung kita amankan," katanya.Diungkapkannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka berinisial L dan B. "Pelaku kita kenakan Pasal 114 ayat 2 UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara," pungkasnya.Sementara pelaku mengaku baru sebulan menjadi kurir narkoba. "Aku cuma pengantar dan kulakukan ini untuk tambahan uang sekolah anak serta uang kontarakan rumah orang tuaku. Aku cuma kerja sebagai penggali kuburan," jelasnya.Dijelaskannya, barang haram itu didapatnya dari seseorang bernama Lae dan B. "Tadi aku disuruh si B untuk mengantarkan sabu, karena kebetulan dia kawanku. Kalau bandarnya sering dipanggil si Lae, orang Cina dia. Aku dapat upah Rp200 ribu untuk mengantarkan sabu ini," katanya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ingin Cepat Kaya, Remaja Berusia 15 Tahun Ini Jadi Kurir Sabu

Berita

Polres Pelalawan Tangkap Kurir Sabu Asal Deli Serdang

Berita

Wali Kota Medan Serahkan Honor Bilal Jenazah, Penggali Kubur dan Pengurus Rumah Ibadah

Berita

Pasca Tertangkap, Rumah Kurir Sabu Tak Berpenghuni

Berita

Polresta Medan Amankan Dua Kurir Sabu

Berita

Pemko Medan Belum Bayar Honor Bilal Mayit dan Penggali Kubur 8 Bulan