Provost Lucuti Senpi Anggota Polsek Patumbak

Redaksi - Rabu, 07 Januari 2015 00:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Provost-Lucuti-Senpi-Anggota-Polsek-Patumbak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com – Paska perampokan yang dilakukan oknum Reskrim Polsek Patumbak,  Brigadir Viet Pardede dan Brigadir Ben Sinaga, Provost Polresta Medan melucuti senjata petugas Polsek Patumbak. Anggota provost menyita senjata api yang izin kepemilikannya sudah kadaluarsa.Panit Provost Polresta Medan Ipda Panjaitan, mengatakan penarikan senjata tersebut tidak berhubungan dengan perampokan Susyanto. Menurutnya pemeriksaan senjata tersebut adalah kegiatan rutin yang dilakukan Provost."Hanya pemeriksaan biasa. Ngak ada hubungannya sama penembakan," kata pria berkumis ini di Medan, Selasa (6/1/2015). Walau pun tidak mau merinci berapa jumlah senjata yang diperiksa dan disita, namun Panjaitan mengatakan pihaknya mengamankan senpi di bawah 10 senjata."Di bawah 10 senjatalah. Untuk lengkapnya langsung saja ke kapolsek," katanya.Menurutnya senjata tersebut akan diamankan di gudang polresta. Senjata baru akan dikembalikan bila surat izinnya sudah diperbaharui."Bila surat sudah hidup akan dibalikkan," katanya.Kapolsek Patumbak Kompol Andiko Wicaksono yang dikonfirmasi melalui telepon mengaku kedatangan anggota Provost Polresta Medan ke Polsek Patumbak hanya untuk memeriksa izin kepemilikan senjata yang dimiliki personel Polsek Patumbak."Mereka hanya mengecek admisitrasi kelengkapan kepemilikan senjata saja. Jika izinnya sudah mati senjata ditahan untuk kemudian diurus kembali senjatanya," katanya. Namun Andiko tidak mau merinci berapa jumlah senjata yang dibawa petugas provost.Sementara itu, paska ditangkapnya dua oknum Polsek Patumbak karena terlibat perampokan, Polresta Medan kembali mengikuti langkah Kapolda Sumut dengan menghukum anggotanya. Setelah sebelumnya Kapolda menyuruh push-up para Direktur beserta perwiranya pada Senin (5/1/2015) kemarin, kini giliran Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta juga menghukum anak buahnya.Pemberiah "hadiah" kepada para kapolsek jajaran Polresta Medan dilaksanakan di halaman Polresta Medan, Selasa (6/1/2015) sekitar pukul 10.00 WIB. Seluruh kapolsek dikabarkan disuruh melakukan push up sebanyak 10 kali. Khusus untuk Andiko, Kapolresta memberikan bonus tambahan sebanyak 5 kali.Kapolsek Patumbak Kompol Andiko hanya tersenyum ketika dimintai keterangan setelah melakukan push up. Sembari tersenyum Andiko mengatakan kegiatan tersebut untuk membuat badan sehat."Ya olah raga biar sehat," katanya.Namun perampokan yang dilakukan anak buah Andiko menyisakan amarah Nico. Menurut kesaksian petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya, akibat aksi koboy Brigadir Viet Pardede dan Brigadir Ben Sinaga, Nico mengacuhkan jabatan tangan Andiko."Waktu dia mau disalami, Kapolresta langsung balikkan badan," katanya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Kanit Provost Pimpin Apel Pagi Polrestabes Medan, Ini Arahannya

Berita

Pimpin Apel Siang, Kanit Provost Polrestabes Medan Ingatkan Kepada Anggota Hindari Pelanggaran

Berita

Ungkap Kejahatan, Kanit Provost Polsek Medan Barat Gunakan Keahlian Hipnotis

Berita

Langgar Aturan, Lima Personil Polres Deli Serdang Disidang Disiplin

Berita

Kebakaran di Gedung Dit Narkoba Poldasu, Dua Mobil Pemadam Diturunkan

Berita

Lakukan Pungli, Polsek Patumbak Amankan Hanafi dan Ilham