Beritasumut.com – Dengan ditemani anaknya, Joko (57) warga Jalan Perwira I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendatangi Mapolsek Medan Timur, Senin (5/1/2015) siang. Tukang sate ini mau melaporkan kasus perampasan yang dialaminya.Ditemui usai membuat laporan Joko mengaku sepeda motor Honda Beat BK 2734 ADH miliknya dirampok pada Senin (5/1/2015) sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan Cemara. "Keretaku (sepeda motor) dirampok pas mau ngantar sate ke Pajak Cemara tadi pagi," ungkap Joko.Ceritanya, Joko hendak mengantarkan dagangan satenya kepada tukang mie balap pelanggan tetapnya yang berjualan di Pajak Cemara. Saat melintasi lokasi kejadian Joko dipepet para pelaku yang berjumlah sekitar 20 orang dengan mengendarai berbagai macam sepeda motor. Para pelaku juga diketahui mempersenjatai diri dengan kelewang dan parang. Para pelaku berhasil merampas sepeda motor dan dompet Joko yang berisi uang Rp300 ribu dan surat-surat penting lainnya. Dengan menumpang becak bermotor (Betor) Joko memilih pulang kerumahnya. Setelah selesai mengurus berkas-berkas di showroom akhirnya Joko mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya. "Orang itu banyak kali. Kurasa lebih 20 orang itu. Kayak geng motorlah orang itu mengelilingi aku. Mau ngelawan gak mungkin, orang itu pakai kelewang dan parang semua. Banyak orang lewat tapi tak ada satu pun yang berani menolong. Ya pasrah ajalah aku, timbang nyawaku melayang. Padahal kereta itu tinggal enam bulan lagi kreditnya," tutup Joko.Terpisah, Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihartini mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Ya sudah kita terima laporannya. Nanti akan segera kita tindaklanjuti," tegasnya. (BS-001)