Medan, (beritasumut.com) – Albertus Rumapea alias Tom Situmorang (32) terkapar setelah ditembak tim gabungan Detasemen C Satbrimob Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polres Serdangbedagai (Sergai) di Kampus AMIK MBP, Jalan Djamin Ginting, Padang Bulan, Medan. Kaki tersangka pembunuhan ini diterjang timah panas setelah terlibat baku pukul dan baku tembak dengan petugas gabungan dipimpin Aipda Bonggal K Harahap.Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Helfi Assegaf mengatakan, penyergapan terhadap Albertus terjadi pada Jumat (19/12/2014) sekitar pukul 16.00 WIB."Sempat terjadi baku pukul hingga baku tembak antara tersangka (Albertus)dengan anggota sehingga tersangka tertembak di bagian kaki. Saat ini, tersangka masih dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumut," papar Helfi, Sabtu (20/12/2014).Dari tangan warga Pulo Brayan, Medan ini diamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api jenis FN, 2 butir peluru 9 mm buatan Pindad, 1 selongsong peluru 9 mm, 1 proyektil peluru 9 mm, dan sebilah senjata tajam.Albertus merupakan salah seorang tersangka pembunuhan terhadap seorang tukang ojek, Suriadi alias Ngaleh, di Sei Bamban, Sergai pada 22 Nopember 2014. Korban tewas dengan luka tembak di bagian wajah. Di dekat mayatnya ditemukan selongsong peluru 9 mm buatan Pindad. "Saat itu, tidak ditemukan ponsel milik korban di lokasi," jelas Helfi.Petugas pun melakukan penyelidikan. Mereka akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan seorang tersangka bernama Rio di Tapanuli Selatan.Setelah dikembangkan, petugas akhirnya mengetahui adanya tersangka baru yaitu Albertus. Keberadaannya terendus di Kampus AMIK MBP, Medan. Polisi pun melakukan penyergapan yang berujung pada baku pukul dan baku tembak yang menyebabkan kaki tersangka ditembus timah panas."Tersangka telah mengakui perbuatannya dan hingga saat ini kita masih mengembangkan kasusnya," pungkas Helfi. (BS-001)