PRT Korban Penganiayaan Gunakan Nama Adik

Redaksi - Jumat, 05 Desember 2014 23:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir122014/beritasumut_PRT-Korban-Penganiayaan-Gunakan-Nama-Adik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Pihak yang diduga sebagai keluarga pembantu rumah tangga (PRT) yang tewas karena dianiaya di Medan tiba di Mapolresta Medan, Jumat (5/12/2014) siang.Dari keluarga yang datang dari Jawa Tengah ini terungkap fakta baru. Korban yang tewas yang selama ini disebut sebagai Cici ditengarai bernama asli Hermin Ruswidianti. Fakta ini diungkap Cici yang asli. "Saya Cici, yang meninggal itu kakak saya, namanya Hermin," kata Cici (47) di Mapolresta Medan.Cici merupakan adik Hermin. Selama ini Hermin --sebelumnya disebut sebagai Cici-- diduga merupakan PRT yang tewas karena penganiayaan dan mayatnya ditemukan di Karo.Selama ini, Hermin diduga menggunakan nama adiknya Cici. Dia dipanggil dengan nama itu di lokasi penampungan pekerja PT Maju Jaya.Seperti diberitakan, polisi memastikan jasad perempuan tidak dikenal yang ditemukan di Barus Jahe, Karo, awal November lalu sebagai Cici. Dia diduga tewas akibat dianiaya di penampungan CV Maju Jaya di Jalan Beo Simpang Jalan Angsa, Medan. Namun dari fakta baru terungkap perempuan itu diduga menggunakan nama adiknya.Penganiayaan terhadap PRT ini terungkap setelah petugas menggerebek rumah penyalur tenaga kerja CV Maju Jaya di Jalan Beo simpang Jalan Angsa, Medan, Kamis (27/11/2014) sore.  Dari rumah milik Syamsul Anwar itu diselamatkan tiga PRT perempuan, yaitu Endang Murdaningsih (55) asal Madura, Anis Rahayu (25) asal Malang, dan Rukmiani (43) asal Demak.Kondisi ketiga perempuan itu memprihatinkan. Mereka  mengaku kerap dianiaya. Seorang di antara korban mengaku tidak digaji selama bertahun-tahun bekerja di sejumlah lokasi.Selain mengaku kerap dianiaya, ketiga PRT itu juga menginformasikan kepada polisi ada rekan mereka bernama Cici tewas setelah dianiaya pada akhir Oktober 2014. Perempuan itu kemudian dibawa dengan salah satu mobil milik Syamsul Anwar.Informasi dari pekerja perempuan ini kemudian diselidiki polisi. Cici dipastikan tewas dan dibuang ke kawasan Barus Jahe, Karo. Perempuan ini ditemukan sebagai Mrs X pada 31 Oktober dan sudah dimakamkan di TPU Kristen di Jalan Irian, Kabanjahe.Belakangan, polisi juga menyatakan korban bertambah menjadi dua orang. Mereka menyatakan Mrs X yang ditemukan di Labuhan Deli merupakan Yanti, PRT lainnya. Namun belakangan hal ini belum bisa dipastikan.Polisi sudah menetapkan 7 tersangka dalam perkara ini, yaitu Syamsul Anwar dan istrinya Radika, anaknya M Tariq, dan keponakannya Zakir beserta dua pekerja yaitu Kiki Andika, Bahri dan seorang sopir bernama Fery. Mereka dikenakan pasal pembunuhan, penganiayaan, pengeroyokan, KDRT, dan perdagangan manusia. (BS-001)


Tag:
PRT

Berita Terkait

Berita

Tim Pegasus Polsek Medan Baru Amankan Kekasih PRT yang Tewas Bersama Bayinya di Medan Petisah

Berita

Diduga Gugurkan Kandungan, Pembantu Rumah Tangga Tewas Bersama Bayinya di Medan Petisah

Berita

Disiksa Pemilik Warung Makan Aguan Jemadi Medan, PRT Asal Papua Lapor Polisi

Berita

FPKS Perjuangkan RUU Perlindungan PRT di Prioritas Prolegnas 2017

Berita

Kasus Human Trafficking PT Cut Sari Asih, Subdit Renakta Wacanakan Penerbitan DPO

Berita

Mayoritas Parpol Ogah Bahas RUU Perlindungan PRT