Medan, (beritasumut.com) – Ada saja tingkah yang dilakukan Andre Pribadi Tanjung (30) warga Jalan Murni Gang Warna, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal dan Prabudi Setia alias Budi (20) warga Jalan Aluminium Raya Gang Salamun, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli ini.Lantaran gagal menjambret kalung emas milik Marni (39), kedua pelaku malah menantang warga di Jalan Purwosari, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur.Warga yang ditantang pelaku langsung geram dan menghajar pelaku hingga babak belur dan nyaris tewas. Nyawa kedua pelaku terselamatkan setelah personel Polsek Medan Timur yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian.Informasi yang dihimpun, Senin (24/11/2014), kejadian ini bermula saat korban berjalan kaki. Tiba-tiba kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU BK 4784 AFD langsung menyambar kalung seberat 2 gram milik korban. Seketika korban langsung berteriak jambret. Kedua pelaku yang gugup langsung jatuh karena melintasi lubang di badan jalan.Di Mapolsek Medan Timur, pelaku Budi mengaku baru sekali melakukan aksinya lantaran terlilit hutang sebesar Rp500 ribu. "Aku hanya diajak Bang Andre," ungkapnya.Sedangkan pelaku Andre mengaku nekat menjambret karena tak memilik uang untuk membeli sabu. "Sudah setahun aku makai sabu. Selama ini aku hanya bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan Rp80 ribu/hari," ungkapnya.Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihartini saat dikonfirmasi membenarkan diamankannya kedua pelaku. "Sudah kita amankan dan masih kita interogasi. Korban juga sudah buat laporan," katanya. (BS-031)