Medan, (beritasumut.com) – Orang tua siswi SD Negeri Percobaan, Jalan Sei Petani, Medan, korban penganiayaan teman sekelas, mendatangi Mapolresta Medan, Jalan M Said, Medan, Selasa (14/10/2014).Kedatangan ibu korban NA, SA guna melaporkan kasus yang menimpa anaknya yang duduk di Kelas IV SD tersebut.Ibu korban meminta pihak kepolisian memeriksa kasus yang dialami anaknya tersebut. Ia juga meminta pihak sekolah agar para pelaku yang masih di bawah umur tersebut dikeluarkan dari sekolah. "Pelakunya ada lima siswi teman sekelas anakku," jelas SA.Ia menceritakan, awalnya NA disekap di kamar mandi di sebelah ruang guru pada saat istirahat pertama. Saat korban disekap, tiga siswi lain berjaga di luar. Sementara dua siswi berinisial T dan I berada dalam kamar mandi menganiaya NA. Seorang di antara mereka membuka rok dan celana dalam korban, sedangkan seorang lagi menusuk kemaluan dan anus korban dengan gagang brush kamar mandi.Penganiayaan yang dialami korban bukan hanya sekali. Pelaku melakukan penganiayaan hingga 3 hari berturut-turut yaitu pada 29 dan 30 September, serta 1 Oktober lalu.Awalnya NA tidak mau menceritakan kejadian ini karena takut pelaku mengulangi penganiayaan. Namun setelah didesak orang tuanya, bocah ini pun memaparkan semuanya.Mendengar pengakuan NA, orang tua korban langsung memeriksakan anaknya ke dokter. "Dokter menyatakan pada bagian anus anak saya telah ada luka robek, sedangkan selaput daranya masih baik. Anak saya masih belum mau sekolah karena trauma," kata SA.Namun laporan orang tua korban belum diterima Polresta Medan lantaran tidak membawa korban. (BS-031)