Medan, (beritasumut.com) – Kasatresnarkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander dipercaya menjadi utusan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadiri pertemuan di Korea Selatan, 21-31 September 2014.Pertemuan itu merupakan kerjasama dan pertukaran informasi seputar metode pencegahan tindak pidana kriminal (crime prevention) oleh institusi kepolisian pada kedua negara."Keberangkatan saya untuk mengadopsi nilai-nilai positif dari institusi kepolisian di Korea yang dinilai tepat untuk diterapkan di Indonesia. Nanti kita akan saling belajar dan bertukar informasi mengenai penanganan dan antisipasi kejahatan. Apa yang berhasil diterapkan di sana bisa kita bawa ke sini (Indonesia). Begitu juga sebaliknya, apa yang berhasil kita terapkan di sini akan kita sampaikan kepada mereka," katanya di Medan, Senin (15/9/2014).Ditambahkannya, nantinya ia akan menyampaikan sejumlah metode penanganan dan pencegahan tindak pidana kriminal yang selama ini dinilai berhasil di Indonesia. Beberapa diantaranya seperti sistem Polmas (Perpolisian Masyarakat) yang saat ini banyak diterapkan negara-negara berkembang di Asia. Sistem ini tidak mengadopsi sistem militeristik namun lebih mengedepankan kedekatan dengan masyarakat."Salah satunya itu (Polmas). Disamping itu, penerapan CCTV aktif di seluruh kawasan yang mulai diadopsi," ungkapnya.Dikatakannya, keberangkatannya nantinya tidak hanya dalam rangka saling bertukar informasi dan metode dalam pemberantasan narkoba, namun lebih kepada seluruh fungsi kepolisian di tengah masyarakat."Bukan hanya narkoba namun semua tindakan kriminal yang harus diwaspadai dan diantisipasi. Intinya untuk meningkatkan pelayanan dalam menciptakan keamanan yang lebih baik kepada masyarakat," pungkasnya. (BS-031)