Panyabungan, (beritasumut.com) – Polres Mandailing Natal (Madina) kembali menemukan 10 hektare ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, Desa Raorao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina, Senin (15/9/2014).Kapolres Madina AKBP Mardiaz KD SIK MHum memimpin langsung operasi penemuan ladang ganja didampingi Kasatreskrim AKP Wira Priyatna SH SIK. Penemuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan pasca ditangkapnya sejumlah tersangka kasus ganja"Setelah dilakukan penyelidikan, kita menemukan ladang ganja seluas 10 ha di lima lokasi di puncak pegunungan," sebut Kapolres Madina AKBP Mardiaz KD di lokasi.Perjalanan menuju TKP memakan waktu sekira 4 jam jalan kaki dengan kondisi pegunungan terjal. Dalam perjalanan sempat terdengar suara tembakan senpi jenis rakitan. Namun pelaku penembakan tidak berhasil ditemukan karena kondisi daerah pegunungan. Pemilik ladang ganja juga tidak ditemukan. Kapolres yang akrab disapa Bang Diaz ini menambahkan, daerah Tor Sihite telah dijadikan orang-orang tertentu sebagai tempat berladang ganja karena sulit dijangkau oleh masyarakat umum.Sebelumnya juga dilaksanakan operasi terhadap bandar ganja yang mengakibatkan 1 orang tersangka tertembak saat petugas akan menggeledah rumahnya.Diharapkan ada partisipasi masyarakat turut memberikan sosialisasi terhadap para penanam ganja, bahwa kegiatan menanam ganja melanggar hukum, dan dapat merusak generasi muda, ucap Kapolres.Kapolres juga berharap semua pihak peduli dan aktif bersama Polres Madina dalam pemberantasan narkoba. Sebelumnya, Polres Madina juga telah beberapa kali menemukan ladang ganja. (BS-026)