Medan, (beritasumut.com) – Keberadaan dan pengaruh ISIS masih menjadi ancaman. Mewaspadai hal tersebut, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memberikan pengawasan khusus kepada 4 napi kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan agar tidak dipengaruhi oleh jaringan ISIS seperti yang terjadi di lapas di Pulau Jawa beberap waktu lalu.Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut I Wayan Sukerta mengatakan ada pengawasan khusus kepada para napi teroris tersebut. Pengawasan itu berupa memantau segala gerak-gerik napi kasus teroris tersebut termasuk memantau para tetamu mereka."Bahkan kami menempatkan 4 napi teroris yang saat ini masih berada di dalam Lapas Dewasa Klas 1 A Tanjung Gusta di blok yang mudah dipantau oleh petugas" jelas I Wayan Sukerta di ruang kerjanya di Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (22/8/2014).Sementara menyikapi dan mewaspadai keberadaan ISIS di lapas dan rutan se Sumut, I Wayan Sukerta mengatakan pihaknya sudah mengambil langkah dan pencegahan diantaranya memperketat penggeledahan, agar barang-barang atau atribut yang terkait dengan ISIS tidak dapat masuk. Serta melakukan sweeping di dalam rutan/lapas agar barang-barang seperti HP dan benda berbahaya lainnya tidak dimiliki napi."Hingga saat ini dari laporan yang masuk ke saya belum ada laporan terkait ISIS di lapas/rutan di Sumut," pungkas I Wayan Sukerta. (BS-021)