Medan, (beritasumut.com) – Sebelum menggasak uang Rp279 juta dari dalam brankas, dua pelaku perampokan Bank Muamalat, Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan yang menggunakan senjata api terlebih dahulu mengikat Astri selaku teller, Firza selaku Customer Service (CS) dan Suherlan selaku satpam bank, Jumat (22/8/2014).Setelah ketiganya berhasil dilumpuhkan, kedua pelaku perampokan yang menggunakan sepeda motor Beat dan memakai helm ini kemudian meminta Firza yang dalam keadaan mulut terlakban dan tangan terikat serta diancam pakai senjata api untuk memberitahu dimana tempat brankas dan mengambil uang. Lantaran senjata terus ditodongkan ke arahnya, Firza pun hanya bisa menuruti pelaku dan mengarahkan ke tempat brankas.Hanya berselang 2 menit, isi brankas sebanyak Rp279 juta pun berpindah ke dalam tas ransel berwarna hitam milik pelaku."Dilakban mulut kami, diikat tangan kami dan aku disuruhnya menunjukkan brankas uang itu dimana," kata Firza di lokasi kejadian, Jumat (22/8/2014).Merasa sudah puas dan tak ingin membuang waktu, seorang pelaku langsung keluar dan mengambil sepeda motornya. Tak lama, seorang pelaku yang memegang senpi pun ikut keluar sembari membawa tas ransel yang berisikan uang, dan selanjutnya kedua pelaku kabur. Saat pelaku keluar dari bank dan hendak kabur, Suherlan sempat mengejar pelaku. Bahkan Suherlan sempat mengekar pelaku yang kabur ke dalam Gang Perbatasan yang ada di sebelah bank.Lantaran mengejar dengan berlari dan pelaku semakin memacu sepeda motornya, Suherlan pun tak sanggup mengejar pelaku. Alhasil, pelaku berhasil kabur dengan uang curiannya. (BS-031)