Medan, (beritasumut.com) – Hanya gara-gara kesal perintahnya tak digubris, Taji nekat memukul keponakannya Juanda Trisna alias Obeng (24) warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.Akibatnya, Obeng mengalami luka memar di bagian dada, wajah dan kepala. "Aku lagi duduk-duduk sama kawanku. Tiba-tiba pamaku datang dan menyuruhku membubarkan diri. Karena perintahnya tak kuturuti, pamanku langsung memukulku di bagian dada, kepala dan wajahku bang," ujar korban saat membuat laporan di Mapolsek Percut Sei Tuan, Kamis (17/4/2014).Dikatakannya, saat terjadi keributan, warga sekitar pun langsung berkeluaran untuk memisahkan perkelahian itu.Pelaku yang melihat warga begitu ramai dan takut akan dimassa langsung mengeluarkan senjata jenis softgun sembari mengeluarkan tembakan sebanyak 4 kali agar warga tidak mendekati pelaku."Saat kami ribut, warga sekitar langsung berkeluaran dari rumah mereka untuk memisahkan kami. Karena dilihat dia warga begitu ramai dan takut dimassa diapun langsung mengeluarkan senjat kemudian menembakannya ke arah seng sebanyak 4 kali," ujarnya.Dikatakannya, warga yang tak peduli dengan tembakan tersebut terus mendekat ke pelaku. Pelaku yang tidak bisa berbuat banyak hanya bisa melarikan diri."Warga sekitar semakin emosi terus mengejar pelaku. Saat melarikan diri, pelaku juga mengeluarkan lagi tembakan agar warga tidak mengejarnya," katanya lagi.Beruntung, personel Percut Seituan yang mendapat informasi itu, langsung turun ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.Selanjutnya, polisi pun meminta senjata yang digunakannya beserta surat kepemilikannya dan memboyong pelaku ke mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut.Kanitreskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP Zulkifli Harahap saat dikonfirmasi mengaku pihaknya telah mengamankan pelaku. "Sudah kita amankan dan saat ini masih kita lakukan pemeriksaan," jelasnya. (BS-031)