Medan, (beritasumut.com) – Pensiunan TNI Angkatan Laut, Marlan (67) dan istrinya Sarina (43) warga Jalan Sunggal, Medan mendatangi Mapolsek Medan Timur, Ahad (22/6/2014).Kedatangannya guna melaporkan aksi penjambretan yang dialaminya saat melintas di Jalan M Yamin, Medan. Akibat kejadian itu, ia harus kehilangan tas berisi 2 unit HP dan dompet berisi uang sekitar Rp800 ribu.Korban menceritakan, ia dan istrinya baru saja pulang menghadiri sunatan cucunya di kawasan Batang Kuis dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo BK 4379 ABG. Saat melintas di Jalan M Yamin, ia dipepet 10 pemuda dengan mengendarai sepeda motor."Pas pulang dari sana (Batangkuis), kami 7 sepeda motor. Dengan sekejap kedua pemuda tersebut langsung menarik tas yang dipegang istriku lalu terjatuh," jelasnya di Mapolsek Medan Timur.Pensiunan Marinir dengan pangkat terakhir kapten ini menambahkan, saat kejadian, darah militernya sempat naik. "Pas dijambret itu, langsung naik darah aku. Kalau aja ada tembak aku, uda kutembak orang tu dua (pelaku)," pungkas pria yang mengaku pernah ditembak saat operasi di Irian Jaya ini.Kanitreskrim Polsek Medan Timur AKP Syarifur Rahman saat dikonfirmasi mengatakan laporan korban sudah diterima. "Laporan korban sudah kita terima. Saat ini anggota kita sedang ke lokasi guna mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna menangkap pelaku," pungkasnya. (BS-031)