Suami Buta Disiksa Istri dan Putri Kandung

Redaksi - Rabu, 18 Juni 2014 23:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_KDRT.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Barisaman Saragih (68) warga Jalan Madio Santoso, Medan, tak tahan lagi menerima siksaan yang dilakukan putri kandungnya sendiri.Barisaman yang mengalami kebutaan sejak 2 tahun lalu, melaporkan putri kandungnya Sartika Dewi Saragih (37) ke Polsek Medan Timur, Selasa (17/6/2014).Korban menceritakan, ia kerap mendapat siksaan dari Sartika. Terakhir kali, setelah disiksa dan jatuh ke lantai, Sartika melompat di atas dada Barisman. "Dipijak-pijaknya dadaku," katanya di Mapolsek Medan Timur.Dijelaskannya, saat masih aktif bekerja sebagai kontraktor, uang, mobil dan rumah yang sangat besar ia berikan kepada istri dan lima anaknya. Akan tetapi, setelah tua dan tak sehat lagi, Barisaman dicampakkan anak dan istrinya.Akibatnya bapak lima anak yang jalannya harus dipapah itu terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya di Jalan Lembaga Permasyarakatan, Medan. Karena kondisi fisik Barisaman yang tak sehat lagi, maka Afsari Purba (18), keponakannya yang menjadi pelapor.Dengan derai air mata, Barisaman juga menyayangkan sikap istrinya yang juga ikut menyiksanya. Bahkan, Barisama bersumpah tidak akan kembali ke rumahnya yang dibangunnya dari hasil keringatnya selama bekerja."Aku tak mau lagi kembali. Kalaupun nanti aku meninggal, biarlah di rumah saudaraku yang dapat menerima aku," katanya.Sartika juga pernah menarik tongkatnya, sampai dia terjatuh. Bahkan, dia juga diseret-seret agar masuk ke dalam mobil Sartika, yang notabene dibeli pakai uang Barisaman. "Tongkatku ditariknya, sampai aku jatuh. Diseretnya aku mau naik ke dalam mobil biar dibawa pulang," ujarnya.Penyiksaan yang sudah berulang kali diterima Barisaman dari putrinya selalu dimaafkannya. Namun kali ini, Barisaman tidak mau tahu lagi, meskipun yang dilaporkannya adalah putri kandungnya."Sudah sering kali aku memaafkan mereka, walaupun mereka tidak minta maaf. Tapi, sekarang aku sudah tidak tahan atas ini semua," sebutnya sembari menambahkan akibat penyiksaan yang dialaminya, terdapat beberapa luka di wajah dan lebam di sekujur tubuhnya.Kanitreskrim Polsek Medan Timur AKP Syarifur Rahman mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. "Kita sudah periksa. Tapi, karena kondisi korban yang lemah, maka tidak dapat dipaksakan pemeriksaannya. Kita akan tangani ini," ujarnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Lily Rahmawati : Manfaat ASI Bukan Sebatas Untuk Anak

Berita

Dapatkan ASI Eksklusif, Suami Harus Dukung Istri

Berita

Hindari Perceraian, Siapkan Sisi Emosional Sebelum Menikah

Berita

Perceraian Adalah Salah Satu Tindak Kekerasan Pada Anak

Berita

Usai Tikam Istri, Suami Tewas Bunuh Diri

Berita

Jual Bayi, Suami Istri dan Bidan Terancam 20 Tahun Penjara