Medan, (beritasumut.com) – Prius Juli Sihalolo (24) warga Desa Gambiri, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun –sebelumnya diberitakan warga Pematangsiantar – tewas ditikam 3 liang oleh Syawal saat melerai pertengkaran di depan Sun Plaza, Jalan Zainul Arifin, Medan, Ahad (15/6/2014). Jenazah korban kini berada di Ruang Jenazah RSUD Pirngadi Medan. Korban dibawa ke RSUD Pirngadi guna kepentingan otopsi. Korban meninggl dunia setelah mengalami luka satu tikaman di bagian dada kiri dan 2 luka tikaman di bagian punggung."Ada 3 luka tikaman. Di dada kiri 1 sama di punggung 2 tikaman. Yang parah di bagian dada," kata Sembiring (56) salah seorang petugas Instalasi Jenazah RSUD Pirngadi Medan, Ahad (15/6/2014) sore.Kabar kematian korban yang mengenaskan membuat kerabat keluarga korban berdatangan untuk melihat jasad korban yang telah terbujur kaku.Tante korban, Rani (40) mengaku Prius baru sekitar 5 bulan berada di Medan. "Masih baru 5 bulan dia ini ada di Medan," terangnya.Ditambahkannya, Prius baru sekitar 1,5 bulan bekerja sebagai Satpam Sun Plaza dan ngekos di daerah tempat kerjanya. "Setahu kami baru sebulan setengah dia kerja, dia kos di dekat-dekat situ juga," tambahnyaRencananya, jasad anak ketujuh dari 8 bersudara ini akan dibawa ke kampung halamannya untuk dikebumikan. "Mau dibawa ke kampungnya Dolok Pardamean sana. Orang tuanya menunggu di sana, jadi kamilah yang menghantarkan dari sini," katanya.Sedangkan keponakan Prius, Andi (17) warga Jalan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia mengatakan, korban rencananya hari ini hendak pulang ke kampung halamannya. "Rencanaya hari ini dia mau pulang ke rumah mamaknya dan katanya mau mengasih gaji pertama kepada mamaknya," ucapnya.Sebenarnya, hari ini bukan jatahnya Prius berjaga di Sun Plaza. "Tapi karena Prius butuh uang makanya dia minta kepada kawannya biar dia yang berjaga," jelasnya. (BS-031)