Medan, (beritasumut.com) – Niat baik Prius J Sihaloho (24) warga asal Pematangsiantar untuk melerai perkelahian menjadi petaka. Satpam Sun Plaza, Medan ini tewas setelah dada kirinya ditikam oleh Syawal (20) warga Kampung Kubur, Medan.Tak hanya Prius, Ayub (27) warga Jalan Zainul Arifin, Medan juga ditikam oleh Syawal. Namun beruntung , pisau tersebut hanya mengenai bagian punggung Ayub dan nyawanya masih dapat terselamatkan, Ahad (15/4/2014).Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat Ayub mendatangi Muslim (22) abang kandung Syawal (20) di depan pusat perbelanjaan, Sun Plaza, Jalan Zainul Arifin, Medan. Kedatangan Ayub guna meminta agar Muslim tidak lagi mengganggu kakak iparnya itu.Namun, perkataan Ayub tidak diindahkan Muslim dan malah mengajaknya berkelahi. Saat perkelahian terjadi, Prius yang sedang bertugas langsung melerai keduanya.Selanjutnya, Prius pun membawa keduanya ke dalam pos satpam pusat perbelanjaan itu untuk didamaikan. Namun, saat di dalam pos satpam, tiba-tiba datang Syawal yang merupakan adik Muslim dengan membawa pisau.Seketika, Syawal menikamkan pisau ke dada kiri Prius dan langsung tewas. Tak sampai disitu, Syawal kembali menghujamkan pisau itu ke punggung Ayub. Setelah puas menikam keduanya, Syawal kemudian melarikan diri sementara abangnya Muslim berhasil diamankan oleh petugas satpam lainnya. "Awalnya ribut, terus datang kawan kita Prius membawanya ke pos satpam untuk didamaikan. Pas di dalam pos satpam itulah datang si Syawal dengan membawa pisau lalu menikam keduanya. Nyawa Prius tak dapat diselamatkan, namun nyawa Ayub dapat diselamatkan," kata seorang petugas satpam yang enggan menyebutkan namanya di Mapolsek Medan Baru.Dijelaskannya, korban yang terkapar sempat dibawa ke RS Materna, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. "Sempat kami bawa namun, nyawanya tak selamat," katanya.Kanitreskrim Polsek Medan Baru Iptu Alexander Piliang saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. (BS-031)