Dodi Tewas Diduga Dianiaya Personel Ditresnarkoba Polda Sumut

Redaksi - Minggu, 08 Juni 2014 15:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Mayat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Dodi Nola Pazha Solin (27) warga Jalan Karya Wisata Gang Wisata II, Kecamatan Medan Johor, tewas diduga akibat dianiaya personel Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut).Informasi yang dihimpun, Ahad (8/6/2014) menyebutkan, sebelum tewas Dodi yang baru empat hari keluar dari LP Tanjung Gusta, Medan dalam kasus pengrusakan rumah dan mobil ini sedang bertransaksi 15 paket narkoba dengan personel DItresnarkoba Polda Sumut, Sabtu (2/6/2014) kemarin.Dodi tewas saat akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan diduga usai dianiaya oleh petugas Diresnarkoba Polda Sumut.Dodi tewas pertama kali diketahui oleh ayahnya Kamijo Solihin (54) saat menghubungi ponsel korban. Alangkah terkejutnya ia saat handphone milik anaknya diangkat oleh salah seorang yang mengaku polisi sembari mengatakan anaknya telah meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Medan."Pas saya telepon ada orang yang ngangkat mengaku polisi. Ia mengatakan anak saya sudah meninggal di RS Bhayangkara. Tapi saya  tidak dikasih tahu apa penyebab anak saya meninggal dunia," ucap Kamijo Solin saat ditemui di RS Bhayangkara.Dikatakannya, berdasarkan informasi yang diterima, anaknya sempat melakukan transaksi narkoba di Komplek Perumahan Citra Wisata, Medan."Memang anak saya kabarnya memegang barang bukti. Saat itu anak saya katanya sedang melakukan transaksi. Dari informasinya, ada kawannya yang tertangkap. Pas dia tertangkap ada kawannya itu sama polisinya," jelasnya.Pantauan di lokasi, keluarga korban memadati RS Bhayangkara menunggu pihak kepolisian dari Polda Sumut untuk melakukan otopsi dan menanyakan penyebab tewasnya korban.Sementara itu, Direktur Resere Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan saat dikonfirmasi enggan mengangkat teleponnya. Begitu juga saat dikirimkan SMS enggan membalasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Berita

Pembobol Showroom Tewas Ditembak Polisi

Berita

Lakukan Perlawanan, Petugas Sat Reskrim Polresta Medan Tembak Pelaku Curat

Berita

Habis Minum Tuak Bersama, AN Tikam Teguh Hingga Tewas

Berita

Warga Temukan Mayat Terkapar di Jalan MT Haryono

Berita

Warga Temukan Mayat di Gorong-gorong Jalan Adam Malik