Medan, (beritasumut.com) – Gara-gara tak mau membayar uang tilang, Sandi (23) warga Jalan Pasar Merah Gang Romo, Medan Area nekad mencuri cincin seberat 0,5 gram milik anak Jessica (25) pacar dari temannya Toni (25).Akibat perbuataannya, ia pun menjadi bulan-bulan warga. Pria yang pernah masuk LP Tanjung Gusta, Medan pada Tahun 2009 lalu ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel tahanan Polsekta Medan Timur.Informasi yang dihimpun, Senin (2/6/2014) menyebutkan, kejadian bermula dari Sandi yang tak senang pada Toni (25) lantaran tak mau membantu membayar uang untuk menebus sepeda motor Spinnya yang ditilang di Polsek Medan Barat sekitar dua pekan lalu.Berdasarkan hal itu, niat buruk Sandi pun muncul dengan mencuri cincin milik putri Jessica (24) yang tak lain adalah pacar Toni. Pada Ahad (1/6/2014) malam, Sandi pun melancarkan aksinya. Dengan menaiki angkot dari rumahnya, Sandi pun datang ke rumah Jessica di Jalan HM Said, Medan.Setibanya di rumah Jessica, putrinya yang masih berusia 4 tahun pun keluar. Tak ingin membuang waktu lama, Sandi langsung langsung melepaskan cincin seberat 0,5 gram yang berada di jari manis anak Jessica dengan alasan ingin melihat saja.Setelah cincin sudah pindah ke tangannya, Sandi pun menyuruh anak Jessica masuk ke dalam rumah. Selanjutnya Sandi bergegas pulang dengan menaiki angkot.Namun, Sandi tak langsung pulang ke rumah. Pria yang hanya mengenyam bangku SD ini pergi ke warung nasi goreng langganannya.Setelah duduk hingga larut malam, tiba-tiba Toni datang menjumpai Sandi. Dengan alasan menemaninya ke suatu tempat, Sandi pun ikut saja. Namun kali ini Sandi kalah cerdik dari Toni. Toni membawa Sandi ke rumahnya, dimana sudah ada polisi untuk menangkapnya.Namun meski sudah kepergok, Sandi masih berusaha kabur. Toni dan Jessica yang tak ingin Sandi kabur langsung meneriaki maling.Alhasil, saat masih lari 20 meter, Sandi babak belur dihajar warga. Petugas yang berada di lokasi pun langsung memboyong Sandi ke mako guna menghindari amukan warga yang beringas.Saat diwawancarai, Sandi mengaku nekad mencuri lantaran sakit hati pada Toni yang tak mau membantu untuk bayar uang tilang. "Gak mau dibantunya aku bayar tilang. Makanya kucuri cincin anak pacarnya," ujar putra bungsu dari lima bersaudara ini.Kanitreskrim Medan Timur AKP Syarifur Rahman saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mengamankan Sandi. "Benar ada pelaku pencurian yang kita amankan. Kini pelaku masih kita periksa," ujar Syarifur. (BS-031)