Medan, (beritasumut.com) – BD (15), LS (15) dan LT (16) terpaksa berurusan dengan pihak Polsekta Medan Timur.Pasalnya, ketiga warga Jalan Helvetia, Medan ini ditangkap warga dan diserahkan ke petugas setelah ketahuan mencuri 2 batang besi penutup parit di Jalan Krakatau, Medan, Ahad (1/6/2014).Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat LT pergi mencari botot. Namun lantaran sendirian, LT pun mengajak BD yang saat itu berada di lapo tuak dan LS yang berada di warnet. Setelah berkumpul, ketiga sekawan ini pun berkeliling Kota Medan untuk mencari parnap, dan LT pun menjadi joki becak Supra X miliknya.Setelah lama berkeliling, LT pun kepincut melihat 2 batang besi di atas parit di Jalan Krakatau. Dengan cepat LT langsung mengajak LS dan BD turun mengambil besi yang dalam keadaan tak berbaut itu. Setelah besi sudah pindah ke atas becak, LT langsung memacu becaknya.Namun naas, saat masih jalan sekitar 300 meter, tiba-tiba becak yang dikendarai LT dikejar dua satpam yang mengendarai sepeda motor Beat dan disuruh berhenti.Setelah berhenti, kedua satpam tersebut pun menyuruh ketiga sekawan ini agar mengembalikan besi tersebut dan meminta maaf pada warga sekitar.Karena tak mau bermasalah, ketiga pencari parnap ini mengindahkan permintaan sekuriti tersebut. Namun sesampai di lokasi mengambil besi, ketiga remaja putus sekolah ini tak mendapat sambutan yang enak. Saat turun dari betornya ketiga sekawan ini langsung dipukuli warga sekitar hingga babak belur.Di saat bersamaan, petugas Polsekta Medan Timur yang saat itu sedang melakukan patroli melintas di lokasi langsung mengamankan ketiga bocah tersebut dan memboyongnya ke Mapolsekta Medan Timur.Saat diwawancarai, BD mengaku tak ada niat mencuri. "Gak ada niat kami mencuri. Kami mau cari parnapnya, itu pun karena diajak si LT," ujarnya.Sementara LT mengaku mengambil besi tersebut untuk uang minyak mereka. "Karena gak ada lagi bautnya makanya kami ambil besi itu. Besinya pun rencananya mau kami jual ke botot Rp40 ribu. Uangnya untuk isi minyak, makan dan rokok kami aja. Kami pun kerja juganya jadi kuli bangunan," ujarnya.Kanitreskrim Polsekta Medan Timur AKP Syarifur Rahman saat dikonfirmasi mengatakan ketiga pelaku telah diamankan. "Benar ada pelaku yang kita amankan. Ini masih kita kembangkan lagi," ujarnya. (BS-031)