Medan, (beritasumut.com) – Sneider (23) dan Roy (25) warga Jalan Simalingkar B, Komplek Perumahan IDI, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan babak belur dan kritis dihajar massa.Pasalnya, keduanya nekad melarikan sepeda motor Supra X milik temannya, Andreas (18) warga Jalan Parang II, Padang Bulan, Medan.Akibatnya, keduanya tak sadarkan diri dan diboyong petugas Polsek Medan Baru ke RS Bhayangkara, Medan, Kamis (29/5/2014) dinihari.Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula pada Ahad (25/5/2014). Sneider meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin menjemput temannya, Roy. Namun, hingga sore Sneider tak kunjung tiba dan dihubungi melalui handphone juga tak kunjung diangkat.Takut sepeda motornya dilarikan, Andreas pun menyuruh Monica teman dekat Sneider menelponnya. Namun, lagi-lagi Sneider tak mengangkat.Karena tak kunjung diangkat, Andreas pun hanya pasrah dan berharap Sneider pulang. Namun Sneider pun tak kunjung pulang mengembalikan sepeda motor Andreas. Sadar sepeda motornya dilarikan, Andreas pun memutar otak guna menjebak Sneider.Ide brilian Andreas dengan cara menyuruh Ika yang merupakan teman dekat Roy. Dengan penuh harapan, Andreas menyuruh Ika agar menelepon Roy dan agar diajak jumpa di Pajak USU, Padang Bulan. Saat itu Roy pun mengiyakan permintaan Ika.Pada Kamis (29/5/2014) sekira pukul 21.30 WIB, Ika bersama Monica langsung standby di Pajak USU, sementara Andreas menunggu di kedai yang tak jauh dari lokasi Ika dan Monica menunggu. Tak lama, Roy dan Sneider pun datang ke lokasi dengan menaiki betor. Begitu Roy dan Sneider muncul, Ika langsung meneriaki kedua sekawan ini maling. Seketika warga langsung mengejar kedua pelaku.Tau diteriaki, Roy langsung menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam angkot, sementara Sneider lari. Namun kedua pelaku berhasil ditangkap setelah warga berhasil menangkap kedua pelaku. Begitu ditangkap, kedua pelaku langsung dihadiahi bogem mentah hingga tak sadarkan diri. Selanjutnya warga langsung melapor ke polisi.Petugas yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi kedua pelaku ke RS Bhayangkara dalam kondisi tak sadar.Saat ditanyai, Sneider tak banyak bicara dan tak jelas. "Kami anak Komplek IDI. Keretanya (sepeda motor) kami jual di Namorambe Rp500 ribu. Uangnya untuk foya-foya," terangnya.Sementara Roy terlihat tengah ditangani tim medis lantaran mengalami luka di bagian kepala bocor karena dihajar warga dan terpaksa rambutnya dicukur oleh dokter untuk mengobati lukanya.Kanitreskrim Medan Baru Iptu Alexander Piliang saat dikonfirmasi mengatakan pelaku akan diserahkan ke Polsek Delitua. "Karena TKP nya di Delitua, pelaku kita bawa kesana," ujar Alex.Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Delitua Iptu M Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan masih berkoordinasi dengan anggotanya."Kita belum dapat kedua nama pelaku atau nama korban, karena anggota kita sedang meluncur ke rumah sakit. Dan infonya TKP awalnya berada di wilayah hukum kita," jelasnya. (BS-031)