Medan, (beritasumut.com) – Penggerebekan narkoba yang dilakukan petugas Polsek Medan Area di Jalan Turi, Medan, berlangsung ricuh, Kamis (22/5/2014) malam.Polisi mendapatkan perlawanan warga sekitar yang sempat melakukan lemparan batu. Bahkan seorang anggota Polsek Medan Area Bripka Dona (36) dipukuli warga sekitar lantaran diteriaki bandar sabu.Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggerebekan ini bermula saat petugas menyaru sebagai pembeli (undercover buy). Selanjutnya, petugas dan seorang bandar narkoba yang diketahui bernama Ringot Silalahi janjian bertemu di sebuah rumah yang dijadikan arena biliar di jalan tersebut.Saat keduanya bertemu dan hendak ditangkap usai melakukan transaksi narkoba jenis sabu, Ringot ternyata kabur."Pas mau ditangkap, Ringot kabur masuk ke dalam rumah bermarga Simangunsong. Disitulah pas petugas masuk ke dalam rumah mencari Ringot, pemilik rumah yang tak mau rumahnya digeledah ribut sama polisi hingga terjadi baku hantam. Kaca banyak berserakan akibat perkelahian itu," kata seorang warga Bayu.Tak mau mati konyol, Bripka Dona pun lalu meminta bantuan ke Petugas Sabhara dan Polsek Medan Kota. Setelah sempat ricuh, target utama polisi yang merupakan bandar itu lolos dari kepungan polisi.Namun dalam penggerebekan itu, petugas Polsek Medan Area mengamankan seorang pria yang merupakan teman Ringot berinisial D berikut satu paket sabu. "Satu orang diamankan beserta barang bukti sabu satu paket kecil sabu. Penggerebekan ini merupakan Operasi Antik 2014," kata Kanitreskrim Polsek Medan Area Iptu Agus di lokasi.Dijelaskannya, saat ini situasi sudah kondusif dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pemukulan terhadap anggotanya tersebut. "Kasus ini masih kita dalami dan anggota akan kita visum. Siapa warga yang terlibat pemukulan anggota kita akan kita amankan," katanya. (BS-031)