Medan, (beritasumut.com) – Kasus pelecehan seksual terhadap anak seolah tidak ada habisnya di Sumatera Utara (Sumut). Belum kelar proses hukum terhadap satu perkara muncul lagi kasus serupa.
Kali ini kasus pelecehan seksual (sodomi) dialami abang beradik M (10) dan A (8) warga Jalan Pertahanan, Desa Lantasan Lama, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.
Diduga pelakunya adalah 6 orang pelajar SMP yaitu YG, Il, Ry, Fa, Sa dan De yang tak lain merupakan tetangga mereka sendiri.
Akibat peristiwa itu, nenek korban pun mendatangi Mapolresta Medan untuk membuat laporan, Kamis (22/5/2014).
Nenek korban, SML (50) mengatakan, kejadian ini terbongkar saat ia hendak memakaikan baju cucunya berinisial A. Saat dipakaikan, dubur bocah tersebut mengeluarkan darah.
"Saat saya hendak memakaikan celana cucuku itu ketahuannya. Awalnya saya kira cucu saya kena penyakit disentri. Setelah saya bawa ke bidan dekat rumah dan dibilangnya cucu saya disodomi," ujarnya.
Mendengar perkataaan bidan tersebut, sang nenek lalu menginterogasi keduanya.
"Saat saya interogasi cucu saya A bilang kejadiannya seminggu yang lalu disodomi di bawah Sungai Seruai dekat rumah oleh pelaku. Sementara abangnya juga mengaku sudah sering disodomi keenam bocah itu," katanya.
Sementara, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Medan AKP Uli Lubis saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih memeriksa korban. "Laporannya kita tampung dulu dan kita selidiki," katanya. (BS-031)