Medan, (beritasumut.com) – Seorang petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara, Brigadir Sucipto dibacok saat hendak menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu, Yulandi alias Ulan (35) warga Dusun V, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.Informasi yang diperoleh, Rabu (21/5/2014) menyebutkan, awalnya petugas menangkap Anwar alias David di Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, Selasa (20/5/2014) sekira pukul 18.00 WIB.Setelah dilakukan interogasi, diketahui bahwa sabu tersebut dibeli Anwar alias David dari Yulandi alias Ulan warga Dusun V, Desa Simp Gambus, Kecamatan Lima Puluh.Kemudian petugas melakukan pengembangan ke Simpang Gambus dengan cara tersangka Anwar alias David membeli sabu kembali dan peran petugas melakukan undercover buy.Namun pada saat penangkapan, tersangka Yulandi alias Ulan melakukan perlawanan dengan cara merampas senjata Brigadir Rikardo Siahaan sehingga terjadi pergumulan. Tersangka Yulandi alias Ulan juga berteriak mengatakan “rampok” berulang kali sehingga mengundang perhatian warga.Akibat teriakan tersebut warga sekitar melakukan penyerangan dengan membawa benda tajam terhadap personel yang mengakibatkan salah seorang personel yakni Brigadir Sucipto terkena bacokan kelewang sebanyak dua kali bacok pada bagian kepala sebelah kiri dan kanan. Setelah terkena bacokan, Brigadir Sucipto berlari menyelamatkan diri ke badan jalan sembari melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun massa terus mengejar. Pada saat massa akan membacok kembali dirinya, diketahui bernama Andi Asamara dan Dedek Mustika, Brigadir Sucipto melakukan penembakan ke arah yang memegang kelewang. Kemudian dalam kedaan terluka, Brigadir Sucipto menyelamatkan diri menuju Bripka Purwanto yang mengendarai sepeda motor. Brigadir Sucipto kemudian dilarikan ke Klinik Miftah, Lima Puluh dengan berbonceng tiga diapit Brigadir Sandro.Kapolres Batu Bara AKBP Japerson Parningotan Sinaga SIK ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (21/5/2014) sore membenarkan peristiwa yang menimpa anak buahnya.Dijelaskan, dalam peristiwa tersebut barang bukti yang berhasil diamankan narkotika jenis sabu satu paket, bong (alat isap sabu) serta kaca pirex yang berisi sabu.Kemudian belakangan diketahui, 2 orang pelaku pembacokan terhadap Brigadir Sucipto, Andi Asmara dan Dedek Mustika merupakan saudara kandung tersangka Yulandi alias Ulan. Keduanya terkena tembakan peluru dari senjata Revolver Colt 38 milik Brigadir Sucipto yang pada saat itu sedang menyelamatkan diri. Saat ini Andi Asmara dirawat di RSU Herna, Tebing Tinggi sedangkan Dedek Mustika dirawat di Klinik Oloan, Tanah Merah, Indrapura. Sedangkan tersangka Yulandi alias Ulan berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Batu Bara.Untuk perawatan intensif, Brigadir Sucipto akan dirujuk ke RSU Grand Medistra, Lubuk Pakam, pungkas JP Sinaga. (BS-001)